Messi Didenda MLS Usai Tampar Leher Pemain Philadelphia Union
Lionel Messi didenda MLS setelah menampar bagian belakang leher Quinn Sullivan dalam laga Inter Miami vs Philadelphia Union.
Ilustrasi penjualan hewan kurban. /Bisnis-Arief Hermawan P
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bantul terus mewaspadai penyebaran kasus antraks di wilayahnya.
DKPP mengoptimalkan pengetatan pengawasan lalu lintas peternakan utamanya di daerah perbatasan dilakukan, menyusul adanya kasus antraks di Gunungkidul, pekan ini.
“Kami tentunya akan lebih mengetatkan pengawasab lalu lintas ternak, utamanya untuk daerah yang berbatasan dengan Gunungkidul,” kata Kepala DKPP Bantul Joko Waluyo, Jumat (8/3/2024).
Oleh karena itu, DKPP akan mengerahkan puskeswan di sejumlah kapanewon, seperti Dlingo, Imogiri, Pleret, dan Piyungan yang berbatasan langsung dengan Gunungkidul. Petugas puskeswan akan turun dan mengawasi lalu lintas ternak.
Joko menyatakan, nantinya petugas akan memeriksa hewan ternak yang dibawa peternak maupun pedagang terkait surat kesehatan ternak dan asalnya.
“Jika berasal dari daerah risiko antraks maka akan kami larang masuk ke Bantul,” lanjut Joko.
BACA JUGA: BREAKING NEWS:Kasus Antraks Kembali Ditemukan di Gunungkidul, Dinkes Terjunkan Tim Survei
Selain menerjunkan petugas puskeswan untuk melakukan pemeriksaan, petugas tersebut juga akan turun ke sejumlah pasar hewan seperti Pasar Hewan Imogiri. Sebab, di pasar tersebut setidaknya setiap hari pasaran ada 800 ekor sapi dan 800 ekor domba diperjual belikan.
“Petugas nanti juga akan turun di kandang kelompok, dan melakukan pemeriksaan hewan. Ini untuk antisipasi ada penyakit,” kata Joko.
Menurut Joko, sampai hari ini, DKPP belum mendapatkan adanya laporan terkait ternak yang mati mendadak di Bantul. Jika ada ternak yang sakit atau mati mendadak, DKPP meminta warga untuk segera melaporkannya ke puskeswan terdekat.
“Kami juga minta petani, peternak, pedagang dan penjagal jika membeli dan melihat ternak dari luar daerah tidak sehat segera melapor ke puskeswan terdekat dan dinas. Supaya langsung bisa ditangani,” ucap Joko.
Tak sampai disitu, Joko menyatakan DKPP juga telah masif melakukan sosialisasi ke masyarakat agar tidak menyembelih dan mengonsumsi hewan ternak yang mati mendadak. Ini dilakukan untuk mencegah adanya kasus antraks dan penyebaran penyakit lainnya.
“Untuk di kandang, termasuk kandang kelompok, petugas juga telah meminta kepada peternak untuk selalu menjaga kebersihan hewan dan kandang,” ucap Joko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lionel Messi didenda MLS setelah menampar bagian belakang leher Quinn Sullivan dalam laga Inter Miami vs Philadelphia Union.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Senin 24 Agustus 2026 tersedia pagi hingga malam. Cek rute, jam keberangkatan, dan tarif Rp80.000.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 24 Agustus 2026 tersedia sejak dini hari hingga malam. Cek jadwal YIA-Jogja dan sebaliknya.
Jadwal KRL Palur-Jogja Senin 24 Agustus 2026 lengkap dari Palur, Solo hingga Stasiun Jogja. Cek jam kedatangan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 24 Agustus 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, termasuk jam keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 24 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Jogja dan Kutoarjo, termasuk informasi perjalanan.