Sengketa Kuril Memanas, Rusia Panggil Dubes Jepang
Rusia memanggil Dubes Jepang Akira Muto setelah Putin mengunjungi Etorofu. Sengketa Kepulauan Kuril kembali memanas.
Arsip-Sejumlah petugas memeriksa dan mengevakuasi sapi yang mati mendadak milik Jumiyo di Dusun Grogol 4, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Gunungkidul, Kamis (27/6/2019)./Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Gunungkidul, Wibawanti memastikan tidak ada perkembangan kasus antraks di wilayah ini pasca-kasus antraks di Kelurahan Tileng, Girisubo beberapa waktu lalu.
Wibawanti mengatakan setelah ada hasil uji laboratorium sampel darah kasus kejadian kematian ternak dari Balai Besar Veteriner Wates yang menyatakan kematian ternak milik Suwardi di Kelurahan Tileng positif antraks, pihaknya langsung melakukan langkah antisipasi supaya tidak menyebar.
"Sampai saat ini penambahan kasus antraks tidak ada," kata Wibawanti.
Ia mengatakan DPKH Gunungkidul melalui Puskeswan Girisubo memberikan antibiotik kepada peternak di sekitar lokasi kasus antraks.
"Ada tiga hewan di lokasi sekitar sudah dikasih antibiotik. Kemudian, dua minggu lagi vaksin di sekitar lokasi," katanya.
Wibawanti menjelaskan kronologis kasus antraks di Girisubo yakni 4 Februari 2025 pada sore hari diperoleh informasi nafsu makan sapi menurun dan pada 22.00 WIB sapi masih mau makan sedikit, tetapi sapi sudah mulai gelisah.
Pagi harinya Februari 2025 sapi ditemukan keadaan lemah dan perut teraba panas. Kemudian dipanggilkan paramedik setempat, tetapi setelah dilihat ditemukan sapi sudah dalam keadaan mati.
Kemudian sapi diambil sampel darah oleh petugas dan dikirimkan ke UPT Laboratorium Kesehatan Hewan DPKH untuk selanjutnya 13 Februari 2025 dikirimkan ke BBVet Wates.
BACA JUGA: Suspek Antraks Ditemukan di Tileng Girisubo Gunungkidul, Seekor Sapi Dilaporkan Mati
Pada 15 Februari 2025 Kepala Bidang Kesehatan Hewan mendapatkan informasi melalui WhatsApp (WA) tentang hasil pengujian yang menunjukkan hasil uji positif antraks.
"Kami langsung melakukan desinfeksi/penyiraman desinfeksi di lokasi dengan menggunakan larutan Baycline," katanya.
Lebih lanjut Wibawanti mengimbau kepada peternak untuk menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu bila ditemukan gejala antraks atau penyakit hewan ternak lainnya, segera melapor ke petugas supaya dapat ditangani dan dicegah penyebarannya.
"Kami mengimbau peternak supaya menjaga kebersihan kandang dan melaporkan segera bila hewannya sakit atau mati," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Rusia memanggil Dubes Jepang Akira Muto setelah Putin mengunjungi Etorofu. Sengketa Kepulauan Kuril kembali memanas.
Catat jadwal KA Bandara YIA reguler dan Xpress dari Tugu Jogja ke YIA maupun sebaliknya, lengkap dengan waktu keberangkatan.
Cek jadwal KRL Palur-Jogja Rabu 19 Agustus 2026, lengkap dari Stasiun Palur hingga Stasiun Yogyakarta.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 19 Agustus 2026 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Pascagempa NTT, 32 dari 33 titik longsoran telah ditangani. BNPB mencatat 68 orang meninggal dan 213 lainnya luka-luka.
SAC menggelar pameran 150 lukisan untuk merayakan HUT RI ke-81 sekaligus merespons dinamika global dan memperkuat pesan perdamaian.