Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, saat ditemui media, Kamis (14/3/2024)/Harian jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Kemunculan kasus antraks di perbatasan Sleman dan Gunungkidul bermula ketika ada warga yang melakukan praktek brandu atau membagikan daging hewan ternak yang sudah mati. Gubernur DIY, Sri Sultan HB X meminta warga tidak lagi melakukan hal tersebut.
“Makanya itu saya tu herannya disitu. Makanya tadi saya ngasih catatan ke dinas kesehatan sama pertanian, kenapa selalu berulang begitu. Mungkin perlu literasi yang baik kepada masyarakat peternak ya, bagaimana untuk jaga ternak dan jaga dirinya dari kemungkinan antraks,” ujarnya, Kamis (14/3/2024).
Ia berpesan kepada masyarakat khususnya peternak agar lebih mencermati kondisi hewan ternaknya. “Ya mesti kalau ada, mosok petrnak sapi gak paham kalau sapinya nglentruk diem saja, lemes, tidak curiga kan ndak mungkin. Mestinya ya diobati, tapi jangan [yang mati] malah dipotong karena sayang. Lha yo pie?” ungkapnya.
Dalam kasus yang terjadi di Gayamharjo, Prambanan, Sleman dan Kayoman, Serut, Gedangsari, Gunungkidul selama Februari-Maret 2024 ini, sudah ada sejumlah sapi dan kambing yang mati bergejala antraks, 43 orang suspek antraks dan 53 orang diambil sampelnya.
BACA JUGA: Kasus Antraks Kayoman, Mayoritas Warga Mengalami Gejala Diare dan Demam
Meski demikian, kasus ini menurutnya sudah tertangani dengan baik, sehingga belum perlu diterapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB). “Saya kira belum, kecuali kalau memang ada dasar berkembang gitu. Kalau ndak, bisa terlokalisasi kan lebih baik,” paparnya.
Ia berharap dengan berbagai upaya yang sudah dilakukan oleh pihak-pihak terkait dapat menyelesaikan kasus antraks ini dan tidak menyebar ke lokasi lain. “Ya semoga apa yang sudah kita tangani yang Sleman juga cepat selesai gitu,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Delapan warga Sleman dari dua KK siap mengikuti transmigrasi 2026 ke Poso dan Polewali Mandar. Mereka tinggal menunggu jadwal pemberangkatan.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini, Selasa 29 September 2026, tersedia di MPP. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
John Herdman menyebut kartu merah Thom Haye saat Indonesia vs Malaysia menjadi pelajaran penting bagi skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Basarnas mengerahkan seluruh unsur SAR di Kalteng mencari 64 korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 179 orang telah ditemukan.