Dinkes Bantul Bersama BPOM Akan Melakukan Pengawasan Industri Pangan Rumah Tangga

Newswire
Newswire Kamis, 14 Maret 2024 17:27 WIB
Dinkes Bantul Bersama BPOM Akan Melakukan Pengawasan Industri Pangan Rumah Tangga

Arsip-Petugas BBPOM DIY menguji mi di Pasar Imogiri, Selasa (18/12/2018)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin

Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bantul bersama  Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bakal melakukan pengawasan produk pangan pada industri rumah tangga di daerah ini menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.

"Rencana nanti pekan depan kami melakukan pengawasan untuk industri pangan rumah tangga, kami lebih banyak ke industri pangan yang ada, seperti industri rumah tangga yang memproduksi kue Lebaran," kata Kepala Dinkes Bantul Agus Tri Widyantara di Bantul, Kamis.

Menurut dia, biasanya ketika memasuki bulan Ramadhan hingga menjelang Lebaran banyak kebutuhan pangan yang diproduksi industri rumah tangga utamanya kue-kue yang disajikan untuk keperluan perayaan Idul Fitri bersama keluarga.

"Biasanya banyak produk pangan yang merupakan industri rumah tangga, kami lihat di supermarket-supermarket banyak kemasan di stoples, biasanya itu produk industri rumah tangga, selain produk dari industri pabrikan," katanya.

Oleh karena itu, kata dia, agar nantinya produksi pangan atau kue-kue yang akan disajikan dalam perayaan Lebaran memenuhi persyaratan aman, dari sisi bahan baku, proses produksi, dan tidak ada bahan berbahaya dalam proses produksi maka perlu pengawasan.

"Dengan demikian, diharapkan masyarakat yang mengkonsumsi itu terlindungi dari produk-produk pangan yang tidak sehat, produk pangan yang tidak aman," katanya.

BACA JUGA: Pemkab Bantul Tingkatkan Kerja sama Pengawasan Makanan dan Obat

Dia mengatakan, pengawasan terhadap produk pangan industri rumahan tersebut rencananya akan dilakukan dua kali selama bulan Ramadhan, dan tidak menutup kemungkinan diperluas lagi dengan melihat kondisi di lapangan.

Pengawasan produk pangan akan dilakukan bersama unsur terkait yaitu Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Kalau untuk makanan takjil dan jajanan untuk berbuka puasa pemeriksaan dari BPOM, sementara dari Dinkes ikut dan gabung dengan BPOM. Kalau kami lebih banyak ke sarana industri pangan skala rumah tangga," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online