DPRD Sleman Evaluasi Kampus Mitra Program Beasiswa Sleman Pintar
DPRD Sleman mengevaluasi kampus mitra Program Beasiswa Sleman Pintar untuk memastikan program efektif dan mahasiswa lulus tepat waktu.
Aktivitas pariwisata di Kawasan Pantai Indrayanti di Kalurahan Tepus, Tepus beberapa waktu lalu. Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Gunungkidul menyampaikan pengeluaran wisatawan atau spending money di Bumi Handayani masih rendah. Rata-rata pengeluaran wisatawan dalam satu hari hanya mencapai Rp242.832. Jumlah ini terpaut jauh dari spending money di Kabupaten Sleman dan Jogja yang dapat menyentuh Rp1 juta.
Kepala Bidang Ekonomi Kreatif dan Industri Pariwisata Dispar Gunungkidul, Hari Susanto mengatakan komponen pengeluaran wisatawan yang berkunjung ke Gunungkidul terbagi menjadi biaya yang dikeluarkan untuk konsumsi dan nonkonsumsi.
Konsumsi tersebut termasuk makan minum selama di destinasi wisatawan sebanyak 44% atau Rp106.086. Sedangkan nonkonsumsi meliputi penginapan, transportasi, tiket, oleh-oleh, dan lain sebagainya sebanyak 56% atau Rp136.746. Dengan begitu rata-rata pengeluaran wisatawan dalam satu hari di Gunungkidul mencapai Rp242.832.
“Kami sampai 31 Desember 2023 sudah menyebar 673 kuesioner sebagai sampling wisatawan. Hasilnya rata-rata belanja wisatawan menyentuh Rp242.833 rupiah,” kata Hari, Kamis (14/3/2024).
Dari hasil survei yang juga dilakukan pada 2023, Dispar mencatat persentase sumber pasar atau asal wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Gunungkidul yaitu sebanyak 39,83% wisatawan berasal dari Jawa Tengah, DIY tidak termasuk Gunungkidul 26,50%, Jawa Timur 16,67%, Jawa Barat 13,00%, dan DKI Jakarta 4,00%.
BACA JUGA: Siklon Tropis, Ini Wilayah Paling Terdampak Hujan Deras Berdurasi Lama
Terkait dengan pekerjaan wisatawan, paling banyak dari kalangan swasta/wiraswasta 53,90%, pelajar/mahasiswa 37,68%, dan PNS/TNI/Polri 8,43%. Kemudian untuk jenis destinasi yang sering dikunjungi wisatawan yaitu wisata alam 87,73%, wisata budaya 45,30%, dan wisata minat khusus 6,97%. Hari mengakui mayoritas wisatawan yang berkunjung ke destinasi wisata alam menunjukkan pantai masih menjadi daya tarik utama.
“Mayoritas wisatawan yang berkunjung di Kabupaten Gunungkidul juga tidak menginap atau one day trip,” katanya. Rinciannya wisatawan yang menginap hanya 28,59% dan tidak menginap 71,41%.
Sub Koordinator Objek dan Daya Tarik Wisata Dispar Gunungkidul, Aris Sugiantoro mengatakan pendapatan asli daerah (PAD) sektor pariwisata selama tahun 2023 mencapai Rp25,11 miliar dari target awal Rp24,86 miliar. Realisasi mencapai 101,03%. PAD tersebut berasal dari 3.447.743 wisatawan yang mengunjungi Bumi Handayani sepanjang 2023.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Sleman mengevaluasi kampus mitra Program Beasiswa Sleman Pintar untuk memastikan program efektif dan mahasiswa lulus tepat waktu.
Bulog mengingatkan penerima tidak menjual beras bantuan pemerintah. Bantuan pangan Oktober-Desember 2026 juga direncanakan kembali disalurkan.
Mengenang konser Guruh Gipsy di Synchronize Fest 2025 yang menjadi penampilan pertama dan terakhir Guruh Sukarnoputra bersama personel asli.
Timnas Indonesia menang 2-0 atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Garuda selanjutnya menghadapi Malaysia dan Bangladesh di Grup A.
Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Guruh Soekarnoputra yang meninggal pada usia 73 tahun di Jakarta.
Menaker Yassierli mendorong generasi muda memperkuat kompetensi, reskilling, upskilling, dan kemampuan adaptasi menghadapi perubahan dunia kerja.