Fenomena Api Seyegan Ternyata Bukan Gas Alam, Ahli Serahkan ke Polisi
Fenomena api Seyegan Sleman dipastikan bukan berasal dari gas alam. Polisi kini menyelidiki penyebab kemunculan api yang terjadi 126 kali.
Warga menunjukkan lokasi penemuan mayat perempuan di Kali Kuning, Tanjung, Sukoharjo, Ngaglik, Jumat (15/3/2024)./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Sesosok mayat perempuan ditemukan dalam kondisi tertelungkup di Kali Kuning, Tanjung, Sukoharjo, Ngaglik.
Dugaan sementara, korban yang menderita gangguan jiwa tersebut terpeleset ke sungai hingga ditemukan meninggal dunia.
Kapolsek Ngaglik, Kompol M. Mashuri mengungkapkan penemuan orang meninggal dunia ini pertama kali diketahui pada pukul 11.00 WIB, Jumat (15/3/2024). "Telah ditemukan orang meninggal dunia di Kalikuning, Tanjung, Sukoharjo, Ngaglik Sleman, pada jumat 15 Maret 2024 pukul 11.00 WIB," kata dia, Jumat.
Saat ditemukan warga, kondisi mayat dalam keadaan telungkup dan hanya kelihatan kakinya. Untuk memastikan, warga lalu membuka rumput yang ada di sungai dan benar mendapati adanya seorang mayat perempuan
Hasil penyelidikan Polsek Ngaglik, identitas korban mengarah ke SRT, perempuan berusia 58 tahun yang juga beralamatkan di Sukoharjo, Ngaglik. "Menurut keterangan keluarga, korban menderita gangguan jiwa dan pernah diperiksa di RS Ghrasia. Pihak keluarga sudah menerima dan menyadari kalau itu adalah musibah dan sudah membuat surat pernyataan," kata Mashuri.
Dugaan sementara, korban terpeleset dan jatuh ke sungai. "Dugaan sementara terpeleset," ucap Mashuri.
Panitreskrim Polsek Ngaglik, Ipda Udin Afriyanto menambahkan setelah mendatangi dan mengumpulkan keterangan para saksi, korban lantas diserahkan kepada pihak keluarga.
Menurut keterangan Udin, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hal ini makin menguatkan dugaan korban terpeleset ke sungai. "Tidak ada tanda-tanda kekerasan. Diduga korban jatuh ke sungai karena kebiasaan dari korban tiap malam biasa muter-muter di kampung," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Fenomena api Seyegan Sleman dipastikan bukan berasal dari gas alam. Polisi kini menyelidiki penyebab kemunculan api yang terjadi 126 kali.
Presiden Prabowo menganugerahkan tanda kehormatan kepada kesatuan dan personel Polri pada Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas.
Pemkab Bantul mempercepat sertifikasi halal UMKM. Baru sekitar 20 persen produk bersertifikat, dengan sektor pangan menjadi prioritas.
Harga cabai rawit merah mencapai Rp64.250 per kg pada 1 Juli. Simak daftar lengkap harga pangan terbaru berdasarkan data PIHPS Nasional.
Kemenhut menegaskan mangrove Indonesia berperan penting menghadapi perubahan iklim, menjaga kedaulatan negara, dan menjadi pusat pembelajaran dunia.
DPR mendesak pemerintah mengangkat seluruh guru PPPK menjadi penuh waktu serta mengusulkan gaji minimal Rp7 juta per bulan.