Penembakan di Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
Petugas gabungan saat membubarkan kerumunan massa di JJLS, Sanden, Bantul, Sabtu (26/9/2020) malam. /Ist- dok Satpol PP Bantul
Harianjogja.com, BANTUL—Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bantul Segera menertibkan kegiatan masyarakat yang berpotensi mengganggu ketenteraman dan ketertiban umum(Trantibum) selama bulan Ramadhan 1445 Hijriah.
"Satpol PP siap melakukan penertiban berbagai hal kegiatan masyarakat yang berpotensi mengganggu ketenteraman dan ketertiban umum, berpotensi mengganggu kekhusyukan ibadah di bulan puasa," kata Kepala Satpol PP Bantul Jati Bayubroto di Bantul, Minggu.
Dia mengatakan, beberapa kegiatan masyarakat yang disinyalir menjadi potensi gangguan Trantibum dan perlu dilakukan penertiban bersama aparat keamanan tersebut seperti kegiatan yang berkaitan dengan masalah petasan, kemudian peredaran minuman keras.
"Kemudian juga barang kali masih ada prostitusi, kemudian hiburan-hiburan malam yang mungkin bisa mengganggu, akan kita sarankan untuk menyesuaikan selama di bulan Ramadhan ini, itu kegiatan kegiatan yang kita lakukan di bulan Ramadhan," katanya.
Dia juga mengatakan, akan melakukan sosialisasi terhadap surat edaran yang dikeluarkan Bupati Bantul terkait arahan dan imbauan kepada masyarakat di bulan Ramadhan, termasuk melakukan penegakan ketika ada pelanggaran daripada surat edaran tersebut.
Lebih lanjut, dia mengatakan, terkait dengan operasional warung makan maupun restoran selama bulan puasa, tidak ada larangan untuk tetap buka, dikarenakan mereka juga berhak menyediakan masyarakat yang memang tidak menjalankan ibadah puasa.
"Kalau arahan dari Bupati warung warung seperti biasanya buka, kan mereka punyai hak mencari rejeki juga, kemudian juga tidak semuanya berpuasa, orang orang tidak berpuasa juga perlu disediakan hanya memang tentunya saling menghormati," katanya.
Dia mengatakan, warung makan dipersilahkan tetap buka yang mungkin ditutup sebagian, maupun buka penuh. "Akan tetapi secara umum kami tidak akan melakukan penertiban berkaitan dengan warung makan di bulan puasa," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.