PBB-P2 Sleman Hampir 100%, Pajak Daerah Capai Rp930 Miliar
Pajak daerah Sleman mencapai Rp930 miliar hingga September 2026. PBB-P2 hampir 100%, sementara BPHTB masih perlu digenjot.
Gejala Antraks - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) menegaskan bahwa kambing yang dibawa dan dikuliti dari Sleman ke Gunungkidul positif antraks. Dengan begitu, kasus antraks di Padukuhan Kayoman, Kalurahan Serut, Gedangsari tidak murni berasal dari Gunungkidul.
Kepala DPKH Gunungkidul, Wibawanti Wulandari mengatakan bahwa kasus antraks yang terjadi di Padukuhan Kayoman berasal dari Sleman.
Dia menjelaskan bahwa kambing dalam kondisi telah disembelih yang dibawa S dari Sleman ke Gunungkidul pada 24 Februari 2024 terlebih dahulu positif antraks. Kambing tersebut sempat dikuliti di Padukuhan Kayoman dan dimakan oleh beberapa orang. “Kambing yang dibawa S dari Sleman ke Gunungkidul positif antraks,” kata Wibawanti dihubungi, Minggu (17/3/2024).
Pada Kamis 7 Maret 2024, DPKH Gunungkidul menerima laporan adanya satu warga Gunungkidul, tepatnya Padukuhan Kayoman, Kalurahan Serut, Gedangsari berinisial S suspek antraks dan dirawat di RSUD Prambanan. DPKH lantas melakukan pelacakan dan surveillans bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat.
Hasil sampel darah sapi dan sampel dari dua kambing yang mati mendadak kemudian dikirim ke Balai Besar Veteriner (BBVet) Wates, Kulonprogo. Pada 10 Maret 2024, hasil tes darah dari BBVet menyatakan bahwa sapi milik S positif antraks. Beberapa hari setelahnya, hasil penyelidikan untuk dua kambing yang juga mati mendadak milik S positif antraks.
Sebelumnya, Plt Kepala Dinkes Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan ada 53 warga Gunungkidul yang terpapar hewan ternak positif antraks. Dari jumlah itu ada 19 warga bergejala. Dari 19 warga itu sebanyak 17 orang di antaranya telah diambil sampel darah dan hasilnya ada satu orang mengalami kelainan kulit dan 16 sisanya mengalami gejala diare dan demam.
Dengan begitu kelainan kulit menyasar tiga warga yaitu S dan istrinya lalu satu warga lain dari Padukuhan Kayoman. Menurut Dewi, kelainan kulit itu khas antraks.
BACA JUGA: Siapkan Perda Baru Atasi Antraks, Pemkab Gunungkidul Bakal Sanksi Pengonsumsi Daging Bangkai
Lurah Serut, Sugiyanta juga telah menjelaskan luka kulit khas antraks berbentuk bulat dan di bagian tengahnya seperti berlubang tetapi kering. Pinggirannya memiliki warna merah seperti terkena cacar. Penanganan telah dilakukan sejak 7 Maret 2024.
Sugiyanta mengaku selain dari sisi kesehatan, penanganan antraks juga dilakukan dari sisi edukasi menggunakan kelompok informasi masyarakat (KIM) yang dibentuk Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). “KIM itu kan program baru . Memang sudah ada tetapi belum maksimal,” kata Sugiyanta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pajak daerah Sleman mencapai Rp930 miliar hingga September 2026. PBB-P2 hampir 100%, sementara BPHTB masih perlu digenjot.
Aldila Sutjiadi/Erin Routliffe menjuarai WTA 500 Singapore Open 2026 setelah mengalahkan pasangan China Tang Qianhui/Xu Yifan.
Leo Rolly Carnando tumbuh di pinggiran Klaten. Dari raket kecil dan latihan bersama ayah, dia kini tampil di panggung bulu tangkis dunia.
Kementan menyiapkan anggaran Rp17 triliun untuk ekosistem peternakan terintegrasi. Lima kawasan ditargetkan rampung pada 2027.
Korban tewas di Gaza mencapai 74.016 orang sejak 7 Oktober 2023. Sebanyak 175.068 warga Palestina dilaporkan terluka.
Laga Persiku Kudus vs PSIS Semarang di Stadion Sultan Agung Bantul batal digelar karena rekomendasi keamanan dari polisi tak terbit.