Pasar Sentul dan Terban Sepi, Dewan Minta Intervensi Pemkot Jogja
DPRD Kota Jogja meminta Pemkot segera menghidupkan Pasar Sentul dan Terban yang masih sepi melalui strategi pengelolaan dan penataan pasar.
Ilustrasi budaya li terasi membaca buku - ist/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL–Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Bantul mencatat terjadi kenaikan jumlah pengunjung perpustakaan di Bantul tahun 2023 dibandingkan dengan tahun 2022. Peningkatan jumlah tersebut sejalan dengan tingginya tingkat kegemaran membaca (TGM) warga Bantul.
Tahun 2023 jumlah kunjungan ke Perpustakaan Umum dan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Bantul mencapai 1.412.776 pengunjung. Sementara tahun 2022 mencapai 1.075.333 pengunjung.
Kepala Bidang Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Bantul Zanita Sri Andanawati menyampaikan jumlah tersebut terdiri dari kunjungan ke Perpustakaan Umum Bantul, 329 TBM, 185 pojok baca, perpustakaan keliling, dan perpustakaan mandiri.
Dari jumlah tersebut menurutnya ada 1.254.337 orang yang merupakan pelajar. Kemudian dari mahasiswa ada 54.327 orang dan disusul Pegawai Negeri SIpil (PNS) mencapai 48.784 orang.
”Ini menunjukkan bahwa berbagai upaya yang sudah kita lakukan untuk terus meningkatkan minat baca dan kegemaran membaca warga berhasil,” katanya, Rabu (20/3/2024).
BACA JUGA: BEDAH BUKU: Menguatkan Kegemaran Membaca
Menurut dia, tingginya jumlah kunjungan tersebut sejalan dengan tingkat kegemaran membaca (TGM) warga Bantul. Angka TGM di Bantul mencapai skor 72,10 poin tahun 2023. Sementara DIY yang menjadi provinsi yang penduduknya paling gemar membaca se-Indonesia tahun 2023 mencapai skor 73,27 poin.
Sementara Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Bantul mencapai 86 poin tahun 2023 dari target 90 poin tahun 2024.
Dia menyampaikan Dispusip Bantul berupaya meningkatkan minat masyarakat Bantul untuk mengunjungi perpustakaan melalui berbagai layanan yang ada.
“Selama ini kami ada kegiatan yang mendukung terkait dengan hal itu. Misalnya pelayanan masyarakat perpustakaan keliling, lalu kami punya aplikasi Bantul Pintar, di situ masyarakat bisa membaca, tidak hanya buku manual tapi juga bisa membaca e-book,” katanya.
Selain itu setiap tahun juga ada pengadaan buku baru untuk menambah koleksi buku yang ada. Selain itu, pihaknya juga telah menandatangani beberapa Memorandum of Understanding (MoU) dengan beberapa sekolah untuk pelayanan perpustakaan keliling, perpustakaan mandiri, dan event lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kota Jogja meminta Pemkot segera menghidupkan Pasar Sentul dan Terban yang masih sepi melalui strategi pengelolaan dan penataan pasar.
Tiga kalurahan di Bantul baru memiliki satu pendaftar calon lurah. Jika tak ada tambahan calon, Pilur bisa melawan kotak kosong.
Donny Damara dan Dimas Aditya mengungkap tantangan syuting film Munafik Indonesia, termasuk mantra Jawa kuno dan bacaan Al Quran.
Presiden Prabowo menyebut digitalisasi bansos telah berjalan di 153 kabupaten/kota dan menjangkau lebih dari 3 juta keluarga.
Mensesneg Prasetyo Hadi memastikan pemerintah bergerak cepat menangani dampak gempa M7,7 di NTT dan menyiapkan bantuan.
Kecelakaan maut terjadi di Jalan Jogja-Wates, Bantul, Sabtu pagi. Dua pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah tertabrak bus.