Pembacokan Petugas TPR Parangtritis Bantul, Pelaku Pakai Celurit
Petugas retribusi Parangtritis dibacok orang tak dikenal. Polisi masih menyelidiki pelaku dan motif penyerangan.
Kepala Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu DIY Ummi Illiyana saat memberikan keterangan kepada wartawan, Sabtu (23/3/2024). /Harian JOgja-Yosef Leon.
Harianjogja.com, JOGJA—Bawaslu DIY telah mengevaluasi pelaksanaan Pemilu 2024 lalu agar Pilkada serentak yang akan digelar November mendatang berjalan optimal. Sekarang penyelenggara Pemilu masih menunggu hasil putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap gugatan hasil Pemilu sambil mempersiapkan tahapan Pilkada.
Kepala Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu DIY Ummi Illiyana mengatakan, ada sejumlah hal yang sudah dievaluasi pada Pemilu 2024. Salah satunya soal rancangan daftar pemilih tetap (DPT) dan Pantarlih atau Petugas Pemutakhiran Data Pemilih.
BACA JUGA : KPU DIY Gelar Pemungutan Suara Ulang Sabtu 24 Februari
Menurut Ummi penunjukan Pantarlih dan penetapan DPT memang sudah berjalan dengan optimal selama Pemilu lalu. Hanya saja masih ada ditemukan insiden salah tanggap yang berujung pada dilaksanakannya pemilihan suara ulang (PSU) dan pemilihan suara lanjutan (PSL) di sejumlah titik.
"Kapasitas SDM penyelenggara ad hoc juga akan kami tingkatkan, karena ada beberapa PSU dan PSL ya di DIY, akan kami minimalisir itu agar di Pilkada tidak terjadi," katanya, Sabtu (23/3/2024).
Ummi menjelaskan, meski pun terdapat salah satu peserta Pemilu dan partai politik yang tengah mengajukan sengketa hasil Pemilu di MK, hal itu tidak akan mengganggu jalan maupun persiapan Pilkada serentak. Jadwalnya tetap akan digelar pada November mendatang di kabupaten kota di DIY.
"Tidak akan molor Pilkada-nya, karena sudah terjadwal kalau pun ada keputusan di luar ekspektasi itu di tahapan tetap sudah diperhitungkan," ujarnya.
Pada Pilkada mendatang, Kabupaten Sleman menjadi salah satu daerah yang akan menjadi fokus pihaknya. Sebab, selain tempat berkumpulnya banyak kampus dan mahasiswa, di Sleman juga banyak terdapat tokoh-tokoh nasional yang akan mengikuti penyelenggaraan Pilkada.
"Evaluasi kita dari pemilu akan kita siapkan di Pilkada supaya lebih lancar dan optimal," katanya.
BACA JUGA : Bawaslu DIY Waspadai Potensi Kerawan di TPS PSU dan PSL
Ia masih menunggu keputusan dari Bawaslu RI soal badan ad hoc yang akan bertugas pada Pilkada serentak mendatang. Apakah badan ad hoc Pemilu 2024 tetap digunakan atau dilaksanakan pemilihan baru, hal itu disebutnya juga telah disiapkan oleh Bawaslu DIY.
"Kami masih menanti dari pusat bagaimana badan ad hoc kita, apakah Panwascam Pemilu sekarang tetap dilanjutkan untuk pilkada atau rekrut baru. Yang jelas kami sudah siapkan skema apapun bentuknya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Petugas retribusi Parangtritis dibacok orang tak dikenal. Polisi masih menyelidiki pelaku dan motif penyerangan.
MUI menilai penggunaan APBN untuk pengadaan sapi kurban Presiden sah secara syariat karena termasuk bantuan sosial untuk masyarakat.
Menag Nasaruddin Umar menyebut Iduladha 1447 H menjadi momentum berbagi agar seluruh masyarakat bisa menikmati gizi hewani.
Belanda resmi merilis 26 pemain untuk Piala Dunia 2026. Virgil van Dijk jadi kapten, Memphis Depay masuk skuad.
Kelurahan Giwangan melatih warga mengolah sampah organik dengan biopori jumbo untuk mendukung program Mas Jos Kota Jogja.
Seskab Teddy Indra Wijaya membeli 35 sapi jumbo dari peternak Boyolali untuk kebutuhan kurban Iduladha 1447 Hijriah.