Kendala Gawai dan Jaringan Hambat Aktivasi IKD di Gunungkidul
Aktivasi Identitas Kependudukan Digital di Gunungkidul baru mencapai 6,4 persen. Disdukcapil memperluas layanan jemput bola untuk mengejar target 20 persen pada
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab Sleman mengalokasikan anggaran sebesar Rp62,6 miliar untuk Tunjangan Hari Raya (THR) di tahun ini. Rencannaya, tambahan gaji tersebut disalurkan mulai 1 April 2024, bersamaan dengan pencairan gaji rutin bulanan.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sleman, Haris Sutarta mengatakan, tidak ada masalah berkaitan dengan pemberian THR di lingkup pemkab. Pasalnya, sudah mengalokasikan sejumlah anggaran untuk membayar tambahan gaji guna keperluan hari raya.
BACA JUGA: Hore! THR PNS Cair Mulai Jumat Besok, Berikut Komponennya
“Alokasinya hampir sama dengan tahun lalu dan pagu anggarannya sudah kami masukkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah [APBD] 2024. Untuk detail bisa ke Bidang Perbendaharaan,” kata Haris kepada wartawan, Minggu (24/3/2024).
Menurut dia, pemberian THR akan dituangkan dalam Surat Keputusan Bupati. Adapun prosesnya sedang dalam proses harmonisasi dengan Kemenkumham.
“Masih proses dan pencairan THR akan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Oleh karenanya tidak perlu risau karena THR pasti diberikan,” katanya.
Kepala Bidang Perbendaharaan, BKAD Sleman, Siti Nurjannah Kusumaningsih mengatakan, regulasi untuk pencairan THR masih dalam proses penyusunan. Meski demikian, ia memastikan tidak ada masalah berkaitan dengan tambahan gaji ini karena pemkab telah mengalokasikan anggaran di 2024.
“Besarannya Rp62.643.292.393,” kata Siti.
Menurut dia, THR diberikan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dan non-ASN. Selain itu, juga diberikan untuk Bupati-Wakil Bupati serta Anggota DPRD Sleman yang berjumlah 50 orang.
“Sudah ada detail berkaitan dengan pembayaran THR. Tapi, untuk kepastiannya masih menunggu perbup jadi terlebih dahulu karena masih dalam proses penyusunan,” katanya.
Meski demikian, Siti mengakui sudah memiliki perencanaan bahwa penyaluran THR dilaksanakan mulai 1 April 2024 mendatang. “Sudah ada koordinasi dan rencananya THR akan diberikan bersamaan dengan pembayaran rutin gaji bulanan pada 1 April mendatang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Aktivasi Identitas Kependudukan Digital di Gunungkidul baru mencapai 6,4 persen. Disdukcapil memperluas layanan jemput bola untuk mengejar target 20 persen pada
Kemenaker menaikkan Program Magang Nasional Angkatan II menjadi 150.000 peserta pada 2026 dan memperluas akses bagi lulusan profesi dan penyandang disabilitas.
Dua bayi ditemukan di Solo dalam sehari. Pemkot Solo dan Polresta bergerak menangani kasus, sementara bayi yang selamat mendapat pendampingan.
Sekitar 200 kader 'Aisyiyah dari berbagai daerah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengikuti 'Aisyiyah Cadre Camp (ACC) 2026 di Bumi Perkemahan Kalakijo,
Mensos Saifullah Yusuf memastikan pembangunan Sekolah Rakyat Kulonprogo telah melampaui 90 persen dan ditargetkan siap digunakan dalam dua pekan.
Bahlil Lahadalia menyebut uji coba teknologi CNG masih berlangsung pada tahap ketiga. Hasilnya ditargetkan diumumkan pada Juli 2026.