Tol Jogja-Solo di Ringroad Kronggahan Rampung Oktober 2026, Desember Fungsional
Tol Jogja-Solo Paket 2.2 di Kronggahan ditargetkan rampung Oktober 2026, termasuk Ramp On dan Ramp Off yang terhubung ke Jogja-Bawen.
Suasana keikutsertaan Kabupaten Sleman dalam Malaysian Association of Tour and Travel Agents (MATTA) Fair yang digelar pada 22-24 Maret 2024./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Pariwista Kabupaten Sleman bersama dengan Badan Promosi Pariwisata Sleman (BPPS) berpatsipasi dalam pameran bergengsi bertaraf internasional Malaysian Association of Tour and Travel Agents (MATTA) Fair yang digelar di Malaysia. Pameran ini jadi momentum pengenalan potensi wisata Sleman ke kancah pasar manca negara.
Digelar 22-24 Maret 2024 di Malaysian International Trade & Exhibition Center (MITEC), Ketua Badan Promosi Pariwisata Sleman (BPPS), Agung Tris Sasongko mengungkapkan partisipasi Sleman dalam pameran di Negeri Jiran ini bertujuan memperkenalkan dan mempromosikan potensi pariwisata Kabupaten Sleman di kancah internasional. Agenda ini lanjut Agung juga menjadi momentum untuk melakukan pengamatan dan pendalaman potensi pasar wisata internasional.
"Promosi yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman bersama Promosi Pariwisata Sleman (BPPS) ini tidak hanya sebatas pada promosi destinasi wisata semata, tetapi juga akomodasi yang ditawarkan meliputi hotel, restoran, pusat oleh-oleh, lembaga pendidikan dan juga desa wisata," ungkapnya pada Minggu (24/3/2024) di MITEC, Kuala Lumpur, Malaysia.
Baca Juga
Pemerintah Targetkan Perputaran Uang Sektor Wisata Capai Rp3.000 Triliun pada 2024
Wisata Jogja Dekat Malioboro: Ada Pameran, Museum Vredeburg Buka Sampai Malam Akhir Pekan Ini
Pameran Selancar Layang di Laguna Pantai Depok Jadi Magnet Pariwisata Bantul
Menurut pengamatan Agung, selama tiga hari mengikuti pameran, stan Kabupaten Sleman mendapatkan tanggapan yang postif dan antusias dari pengunjung. Khususnya mitra-mitra travel yang selama ini sudah sering membawa tamu manca negara ke Sleman untuk mendapatkan informasi up to date.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Ishadi Zayid juga punya pandangannya sendiri tentang pameran ini. Dari aspek wilayah, Malaysia merupakan pasar yang potensial bagi pariwisata Sleman. Dia membocorkan jika wisatawan Malaysia punya kontribusi besar untuk Kabupaten Sleman dari sisi kunjungan turis asal luar negeri.
"Selama ini wisatawan Malaysia merupakan kontribusi terbesar bagi angka kunjungan wisatawan manca negara ke Sleman" ungkapnya.
Diharapkan Ishadi keikutsertaan Sleman di kancah promosi pariwisata internasional ini dapat membawa banyak angka kunjungan wisatawan manca negara ke Sleman pada tahun-tahun mendatang. Tak hanya membidik pasar Malaysia, pada kesempatan ini Sleman juga mengincar pasar asal negara-negara Asia lainnya seperti India, Jepang, Pakistan dan masih banyak lagi.
"Tentu kali ini sasarannya bukan hanya pasar Malaysia saja tetapi juga pasar manca negara yang tergabung dalam pameran tersebut, diantaranya meliputi Australia, India, Jepang, Maldives, Nepal, Pakistan, Taiwan dan Thailand," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tol Jogja-Solo Paket 2.2 di Kronggahan ditargetkan rampung Oktober 2026, termasuk Ramp On dan Ramp Off yang terhubung ke Jogja-Bawen.
Rangkap jabatan Bahlil sebagai Menko dan Menteri ESDM disorot pengamat yang melihatnya dalam konteks penataan ulang koalisi pemerintah.
erum BULOG memberikan dukungan modal usaha kepada 30 penyandang disabilitas di Kota Yogyakarta melalui program BULOG Peduli RPK Mandir
Pratikno menyebut Wantimpres berisi tokoh nasional beragam latar belakang yang siap memberi saran dan pertimbangan kepada Presiden Prabowo.
Mitchell Baker sudah mencetak 9 gol dalam 7 laga Timnas Indonesia, melewati 7 gol Ole Romeny yang dikoleksi dari 13 penampilan.
Cek mobil listrik di bawah Rp200 juta dan jarak tempuhnya. Ada Aira ev, BYD Atto 1, dan Seres E1 hingga 301 km.