Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Jalan rusak - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Pemkot Jogja mendata saat ini terdapat sepanjang 44,74 Km ruas jalan rusak di Kota Jogja masuk kategori ringan. Tahun ini ruas jalan Gedongkuning akan dilakukan pemeliharaan rutin dengan anggaran 9,5 miliar.
Kabid Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Kota Jogja, Hasri Nilam Baswari, menjelaskan berdasarkan survei kondisi jalan akhir tahun 2023, dari 233,2 Km ruas jalan Kota Jogja, 19,18% atau 44.74 Km masuk dalam kategori rusak ringan.
BACA JUGA: Pemkab Targetkan Perbaikan 16 Ruas Jalan di Kulonprogo Selesai Sebelum Lebaran 2024
Sementara untuk kerusakan berat menurutnya tidak ada. Adapun untuk jalan yang rusak ringan, belum semua bisa dianggarkan untuk perbaikan. “Namun belum semua bisa mendapatkan alokasi anggaran untuk perbaikan,” katanya, Selasa (26/3/2024).
Hal ini disebabkan keterbatasan anggaran Pemkot Jogja. Tahun ini, Dinas PUPKP Kota Jogja mengerjakan satu paket pemeliharaan berkala di titik jalan Gedongkuning sisi selatan. Proyek ini melanjutkan pengerjaan tahun 2023 yang sudah mengerjakan jalan Gedongkuning sisi utara.
Proyek ini menggunakan pagu anggaran sebesar Rp9,5 miliar dengan item pekerjaan saluran drainase dan pengaspalan. “Di beberapa titik yang strukturnya rusak, dikupas dulu aspalnya dengan cold milling machine, lalu di diganti lapisan dasarnya dengan ac-bc, setelah itu baru diaspal keseluruhan dengan lapisan penutup,” paparnya.
Proses pengerjaan jalan Gedongkuning sisi selatan ini diperkirakan akan dimulai pada akhir April atau awal Mei mendatang. “Tata kalanya akan dimulai akhir April atau awal Mei, tergantung proses tender pengadaan penyedia jasanya,” kata dia.
Adapun masa konstruksi direncanakan 180 hari kalender, dengan targetnya selesai di bulan Oktober 2024 mendatang. Pengerjaan ini tidak mencakup perbaikan besar karena secara umum kondisi struktur jalannya masih bagus. “Tidak ada yang rusak berat,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.