40 Ribu Lebih Kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul Aktif Lagi
Lebih dari 40.000 kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul kembali aktif setelah penonaktifan PBI akibat penerapan DTSEN.
Proses pengolahan sampah di TPST Tamanmartani di Kalurahan Tamanmartani, Kalasan. – Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman mengakui pengoperasian TPST Tamanmartani di Padukuhan Sentono, Tamanmartani, Kalasan belum optimal. Pasalnya, dari target pengolahan 50 ton per hari baru terealisasi sekitar 40 ton.
Kepala DLH Sleman, Epiphana Kristiyani mengatakan TPST Tamanmartani sudah dioperasikan sejak akhir 2023 lalu. Di tempat ini terdapat tiga modul pengolahan sampah dengan kapasitas sekitar 50 ton per hari.
Meski demikian, hingga saat ini, proses pengolahan di TPST masih butuh peningkatan agar bisa mencapai target yang diharapkan. Ia tidak menampik, kapasitas pengolahan saat ini baru sekitar 40 ton per harinya.
“Ini pun belum stabil karena kadang per harinya masih bisa kurang. Harapannya target 50 ton sampah yang diolah per harinya bisa segera terealisasi,” kata Epi, Kamis (27/3/2024).
Menurut dia, untuk bisa mencapai target ini, maka ketrampilan petugas pengolahan harus ditingkatkan. Di sisi lain, pada saat proses pemilahan harus lebih teliti lagi.
Ketelitian sangat dibutuhkan karena bisa berdampak terhadap pengoperasian mesin pengolahan. Pasalnya, saat barang-barang seperti besi masuk ke mesin maka dapat menimbulkan kerusakan.
“Pernah [besi tidak diambil saat pemilahan] tentunya berdampak ke mesin sehingga harus ada perbaikan. Makanya saya berharap petugas bisa lebih teliti dan cekatan karena akan menentukan kapasitas yang dapat diolah per harinya,” katanya.
Selain masalah sumber daya manusia, Epi juga mengakui keberadaan fasilitas mesin juga belum lengkap. Ia tidak menampik di TPST Tamanmartani membutuhkan mesin pencacah kain yang saat ini belum dimiliki.
“Ternyata sampah yang masuk banyak berjenis kain dan ini tidak bisa diolah menggunakan mesin yang ada. Kami sedang berupaya agar dapat membeli mesin pengolah khusus untuk jenis kain,” katanya.
Pengawas di TPST Tamanmartani, Alesudin mengatakan ada 62 pekerja yang terlibat dalam pengolahan sampah.
BACA JUGA: TPST Tamanmartani Beroperasi, Pelet Sampah Mulai Dikirim ke Pabrik
Sejak beroperasi pertama kalinya, TPST Tamanmartani sudah mengirimkan RDF atau keripik sampah ke PT Solusi Bangun Indonesia (SBI) di Cilacap, Jawa Tengah secara rutin. Sekali pengiriman bisa mengirim sebanyak 18 ton keripik sampah.
“Rata-rata 10 hari sekali melakukan pengiriman ke Cilacap,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lebih dari 40.000 kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul kembali aktif setelah penonaktifan PBI akibat penerapan DTSEN.
Pemkab Kulon Progo dan BBWS Serayu Opak mengeruk Sungai Serang untuk mitigasi banjir sekaligus memanfaatkan sedimen bagi infrastruktur Porda DIY 2027.
DPC PDIP Sleman menggelar sarasehan dan nobar film Kudatuli di Minggir sebagai pendidikan politik serta penguatan soliditas kader menuju Pemilu 2029.
PSS Sleman memastikan seluruh pemain lokal anyar telah tiba di Sleman dan menjalani MCU. Persiapan tim terus dimatangkan untuk musim kompetisi 2026.
Citilink mengoperasikan 43 pesawat hingga Juni 2026. Dukungan Danantara mendorong transformasi Garuda Indonesia Group dan ekspansi rute.
Komunitas Intelijen AS menyebut China memperoleh data 220 juta pemilih Amerika. Beijing membantah pernah mencampuri pemilu AS.