Alumni Santri Krapyak Perkuat Sinergi Ekonomi Lewat Ngobrol Bisnis
Kegiatan ini berangkat dari prinsip hayatul islam bil ilmi wa bil mal (hidupnya Islam itu dengan ilmu dan harta)
Suasana lalu lintas di Gerbang Tol Cikampek Utama. ANTARA/HO - Jasa Marga
Harianjogja.com, JOGJA-Jalan tol masih menjadi favorit bagi masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik karena dinilai lebih aman dibanding lewat jalan nasional. Bagi Anda yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran 2024 berikut daftar tarif tol Trans Jawa 2024.
Kementerian Perhubungan memperkirakan pergerakan masyarakat secara nasional pada mudik Lebaran 2024 berpotensi mencapai 71,7 persen dari jumlah penduduk Indonesia atau sebanyak 193,6 juta orang. Sedangkan mobilitas pemudik di Pulau Jawa mencapai hingga 56 persen dari 193,6 juta orang tersebut.
Menter Perhubungan Budi menjelaskan perkiraan puncak hari mudik berdasarkan pilihan masyarakat adalah H-2 atau 8 April 2024 dengan potensi pergerakan 26,6 juta orang. Perkiraan puncak hari balik adalah H+3 yakni Minggu, 14 April 2024 dengan potensi pergerakan 41 juta orang.
Hasil survei mengenai arus perjalanan mudik, menurut Menhub, menunjukkan daerah asal perjalanan terbanyak, yaitu Jawa Timur sebesar 16,2% (31,3 juta orang), disusul Jabodetabek sebesar 14,7% (28,43 juta orang), dan Jawa Tengah sebesar 13,5% (26,11 juta orang).
Sementara daerah tujuan terbanyak, yaitu Jawa Tengah sebesar 31,8% (61,6 juta orang), Jawa Timur sebesar 19,4% (37,6 juta orang), dan Jawa Barat sebesar 16,6% (32,1 juta orang).
BACA JUGA: Mudik Lebaran, Diskon Tarif Tol Dipatok Maksimal 20 Persen
Bagi pemudik di wilayah Jawa berikut tarif tol Trans Jawa yang bisa menjadi patokan saat mudik Lebaran 2024. Dilansir dari Instagram pupr_bpjt yang merupakan akun resmi Badan Pengaturan Jalan Tol Kementerian PUPR, Jumat (29/3/2024), tarif tol mulai dari Rp72.000 untuk Jakarta-Merak dan Rp943.000 untuk Jakarta Probolinggo Timur. Sementara untuk Jakarta-Jogja via Tol Semarang-Solo Exit Boyolali) Rp507.000.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kegiatan ini berangkat dari prinsip hayatul islam bil ilmi wa bil mal (hidupnya Islam itu dengan ilmu dan harta)
Kecelakaan di Jalan Terong–Mangunan Bantul menewaskan pejalan kaki. Polisi sebut jarak dekat jadi penyebab utama.
KPK memeriksa Plt Bupati Tulungagung dan sejumlah kepala dinas terkait dugaan aliran uang kasus pemerasan Bupati nonaktif.
Motif pembacokan pelajar di depan SMAN 3 Jogja terungkap. Geng Vozter disebut patroli menjaga wilayah usai info tawuran.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa optimistis IHSG akan rebound pekan depan didukung fundamental ekonomi Indonesia yang dinilai tetap kuat.
Dinkes Sleman perketat pemisahan jeroan kurban untuk cegah kontaminasi dan risiko penyakit saat Iduladha 2026.