Polres Bantul Ingatkan Pemudik 6 Jalur Rawan Kecelakaan

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Minggu, 31 Maret 2024 12:37 WIB
Polres Bantul Ingatkan Pemudik 6 Jalur Rawan Kecelakaan

Petugas Dishub Bantul bersama Satlantas Polres setempat memasang rambu lalulintas tambahan di jalur rawan kecelakaan di Bantul, Jumat (14/4/2023).-Istimewa

Harianjogja.com, BANTUL—Polres Bantul mengingatkan kepada pemudik dan wisatawan yang akan melakukan perjalanan atau wisata ke Bantul untuk berhati-hati di jalan, karena ada sejumlah ruas jalan di Bumi Projotamansari yang rawan kecelakaan maupun rawan bencana alam.

Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffri Prana Widnyana menyampaikan jalur rawan bencana terdapat di beberapa titik lokasi dengan potensi terjadinya bencana banjir, seperti di Jalan Parangtritis KM 21 atau tepatnya di Dusun Klegen, Kalurahan Panjangrejo, Kapanewon Pundong dan Jalan Samas, Dusun Karen Tirtomulyo Kretek Bantul. 

“Di lokasi itu ada Dam yang digunakan untuk irigasi pertanian, sehingga saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan pintu Dam tidak dibuka, air bisa meluap ke jalan raya,” ujarnya melalui siaran tertulis Minggu (31/3/2024).

Sementara itu, jalur yang rawan terjadi kecelakaan lalu lintas, dia menyebut ada beberapa ruas jalan, seperti Jalan Srandakan, Jalan Bantul, Jalan Jogja-Wonosari, Jalan Jogja-Wates dan Jalan Parangtritis.

BACA JUGA: Ini Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Parangtritis Selama Libur Lebaran 2024

“Jalan Srandakan dan Jalan Parangtritis [Simpang Druwo-Simpang Bakulan] itu rawan, kemudian juga ada ruas Jalan Imogiri Timur dan Jalan Imogiri-Dlingo,” sebutnya.

AKP Jeffry juga mengimbau kepada para pemudik yang masuk ke DIY, khususnya wilayah Bantul untuk berhati-hati dan patuhi peraturan lalu lintas.

“Untuk itu, kami mengimbau kepada pengguna jalan terutama bagi para pemudik agar tetap berhati-hati dan waspada, serta patuhi peraturan lalu lintas di jalan raya,” tandasnya.

Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul juga akan mengerahkan beberapa petugas jaga di beberapa ruas jalan rawan kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di wilayah Bantul.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Bantul, Sri Harsono menyampaikan pihaknya telah memetakan beberapa jalur rawan laka seperti jalur Cinomati dan Imogiri-Dlingo. Saat ini, katanya, Dishub telah memasang rambu larangan melintas di Jalur Cinomati di simpang tiga Bawuran dan simpang empat Terong.

Dia menyampaikan petugas jaga ditempatkan di sana untuk mengantisipasi wisatawan luar DIY yang tidak memperhatikan rambu larangan melintas tersebut. Dia menyampaikan petugas akan ditempatkan di sekitar Kalurahan Mangunan dan sekitar Jalur Cinomati.

Sementara menurut Sri, rencana bus wisata yang melintas ke arah Mangunan dialihkan ke Jl. Imogiri masih terus dibahas dengan beberapa stakeholder terkait.

"Yang Jalan Imogiri ke arah Mangunan juga belum bisa menyampaikan lebih lanjut. Kita akan koordinasi dengan Polres," katanya.

Sementara Kepala Dishub Bantul, Singgih Riyadi menyampaikan diperkirakan jumlah kendaraan yang masuk ke DIY pada lebaran kali ini sekitar 1-3 juta kendaraan. Berkaca pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023, Singgih memperkirakan kendaraan yang memasuki Bantul pada momen lebaran kali ini hanya berkisar ratusan ribu.

BACA JUGA: Selama Libur Lebaran, Dishub Bantul Bakal Tempatkan Petugas Jaga di Sejumlah Jalur Tengkorak

"Nataru kemarin [2023] kendaraan yang masuk Bantul berkisar 400-500 ribuan, enggak sampai jutaan," katanya.

Dishub Bantul pun memperkirakan arus mudik lebaran 2024 akan berlangsung pada 3-4 April 2024 dan arus balik pada 14-15 April 2024.

Dia mengimbau agar pemudik mempersiapkan kendaraan dengan baik sebelum mudik ke daerah asal untuk menjaga keselamatan pemudik selama berkendara. Selain itu, Singgih juga mengimbau agar pemudik memahami rute dan medan yang akan dilintasi terlebih dahulu.

"Kalau pemudik melakukan perjalanan malam hari, harus hafal medan dan rute," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online