Jelang Idul Fitri, Pemkab Bantul Gelar Gerakan Pangan Murah

Stefani Yulindriani Ria S. R
Stefani Yulindriani Ria S. R Senin, 01 April 2024 13:17 WIB
Jelang Idul Fitri, Pemkab Bantul Gelar Gerakan Pangan Murah

Kegiatan pasar murah kebutuhan pokok di Lapangan Karangtalun, Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, beberapa waktu lalu. ANTARA/Hery Sidik

Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul di jelang Lebaran 2024 menggelar gerakan pangan murah di Kalurahan Seloharjo, Kapanewon Pundong, Senin (1/4/2024).

Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih menjelaskan gerakan pangan murah tersebut merupakan langkah strategis dan taktis pemerintah untuk melakukan stabilisasi pasokan dan harga bahan pangan, serta pengendalian inflasi menjelang lebaran.

BACA JUGA : Rangkaian Hari Jadi, Pemda DIY Gelar Gerakan Pangan Murah

“Kita ketahui bersama saat menjelang lebaran tingkat konsumsi masyarakat meningkat signifikan, sehingga diperlukan penyediaan kebutuuhan bahan pangan yang sebanding agar tidak terjadi kelangkaan dan inflasi,” katanya.

Dia berharap dengan gerakan pangan murah yang serentak dilakukan secara nasional dapat meningkatkan daya beli masyarakat untuk mencukupi kebutuhan bahan pangan.

“Sektor pertanian sebagai tulang punggung dari ketahanan pangan saat ini tengah mengalami tantangan dari terjadinya perubahan iklim yang sulit diprediksi. Saya harapkan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian [DKPP] sebagai pembina dan pendamping petani agar dapat terus berupaya melahirkan inovasi-inovasi pertanian,” katanya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul, Joko Waluyo, menyampaikan gerakan pangan murah tersebut diselenggarakan untuk mengantisipasi inflasi dan kelangkaan kebutuhan pokok menjelang lebaran tahun ini.

"Sasarannya untuk konsumen masyarakat sekitar di wilayah Kapanewon Pundong untuk dapat membeli bahan pangan yang dijual di bawah harga standar,” terang Joko.

BACA JUGA : Pasar Murah Akan Digelar di Sleman untuk Antisipasi Lonjakan Harga Pangan di Bulan Ramadan

Dia menuturkan kegiatan tersebut digelar serentak di 38 provinsi, dan 541 kabupaten kota di Indonesia. Dia menurutkan kegiatan tersebut didanai APBN dalam Program Stabilitas Harga Pangan (PSHP) yang dicanangkan Badan Pangan Nasional.

Dalam gerakan pangan murah tersebut beberapa bahan pangan yang dijual antara lain beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, telur, bawang merah, bawang putih, serta bahan olahan daging.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online