Kemlu RI Kecam Israel usai Relawan Flotilla Gaza Ditangkap
Kemlu RI mengecam tindakan Israel terhadap relawan Global Sumud Flotilla 2.0 dan terus mengupayakan pembebasan WNI yang ditangkap.
Kegiatan perbaikan jalan di ruas Jalan Nasional Yogyakarta-Solo Km10,5 Kalasan, Sleman yang merupakan jalur utama arus mudik Lebaran 2024, Senin (1/4/2024). - Antara/Victorianus Sat Pranyoto
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab Sleman mengebut perbaikan dan pemeliharaan jalan di ruas-ruas jalan yang menjadi jalur arus mudik Lebaran 2024.
"Kami melakukan perbaikan dan pemeliharaan ruas-ruas jalan kabupaten yang mengalami kerusakan menjelang arus mudik agar lebih aman dan lebih nyaman," kata Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo di Sleman, Senin (1/4/2024).
Menurut dia, perbaikan jalan juga dilakukan di jalan-jalan yang menjadi akses menuju destinasi wisata di Kabupaten Sleman guna mendukung kunjungan wisatawan di objek-objek wisata.
"Pemeliharaan dan perbaikan dilakukan dengan penambalan aspal yang rusak sejumlah jalan berlubang terutama di beberapa ruas jalan yang difungsikan sebagai penyangga wisata, jalan nasional hingga provinsi," katanya.
Ia mengatakan dari data yang dihimpun, total ada 52 ruas jalan kabupaten di Sleman yang sudah disiapkan sebagai jalur penyangga, baik untuk jalan nasional maupun jalan provinsi pada mudik nanti.
BACA JUGA: Menjelang Lebaran, Sampah di Depo Kota Jogja Harus Bersih
"Jalan kabupaten di Sleman yang disiapkan sebagai jalur penyangga jalan nasional dan provinsi tahun ini ada 52 ruas, total ruas sepanjang 166,1 kilometer dengan persentase kelayakan jalan 80-100 persen," katanya.
Kustini mengatakan saat ini masih ada sekitar 118,6 kilometer jalan di Sleman yang masuk dalam kategori rusak ringan.
"Namun meski mengalami kerusakan ringan, mayoritas ruas jalan masih tergolong baik untuk dilewati kendaraan. Total panjang jalan kabupaten Sleman sepanjang 699,5 kilometer, akumulasi kondisi jalan kabupaten di Sleman 80 persen dalam kondisi baik," katanya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman Mirza Anfansury mengatakan kondisi jalan yang masuk kategori rusak ringan di Sleman tetap masih bisa dilewati kendaraan bermotor.
"Kerusakan hanya berupa seperti lubang kecil, sudah kami lakukan perbaikan total sekitar 166,1 kilometer. Hampir sebagian besar sudah dikerjakan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemlu RI mengecam tindakan Israel terhadap relawan Global Sumud Flotilla 2.0 dan terus mengupayakan pembebasan WNI yang ditangkap.
PSIM Jogja incar 10 besar Super League. Laga penentuan lawan Arema FC jadi kunci di pekan terakhir.
Mahkamah Agung tolak PK kasus korupsi selter tsunami Lombok. Vonis 6 tahun penjara tetap berlaku.
Garebeg Besar Jogja digelar sederhana. Sultan HB X sebut penghematan jadi alasan, tanpa kurangi nilai sakral.
UMKM berpeluang dapat diskon 50% biaya e-commerce. Simak syarat lengkap dari Menteri UMKM Maman Abdurrahman.
Mahasiswa asal Boyolali membawa kabur motor pemuda Sleman bermodus ajak memancing setelah berkenalan lewat TikTok.