Mako Brimob Gunungkidul Mulai Dibangun, Ditarget Rampung Desember
Mako Brimob Polda DIY di pesisir Gunungkidul mulai dibangun. Sebanyak 18 rumah dinas ditargetkan rampung sebelum akhir Desember 2026.
Wisatawan sedang menikmati pemandangan Pantai Kukup, Kalurahan Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul. /Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Sektor pariwisata di Bumi Handayani mencatatkan performa gemilang dengan perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) senilai Rp3,4 miliar hanya dalam satu pekan libur Lebaran.
Angka fantastis hasil retribusi masuk destinasi wisata ini dihimpun petugas selama periode penghitungan mulai 19 hingga 25 Maret 2026.
Sekretaris Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Eko Nur Cahyo, mengungkapkan bahwa realisasi pendapatan tersebut jauh melampaui target awal yang telah dipetakan saat persiapan menyambut musim liburan. “Ada lonjakan pengunjung wisata yang sangat signifikan,” kata Eko, Senin (30/3/2026).
Berdasarkan data resmi dinas, total pelancong yang memadati berbagai objek wisata di Gunungkidul mencapai 281.343 orang.
Kunjungan masif ini menyumbangkan pemasukan retribusi sebesar Rp3.481.625.200 ke kas daerah, sebuah lompatan besar mengingat perolehan tahun lalu pada periode yang sama hanya berkisar di angka Rp1,7 miliar.
Deretan pantai selatan masih memegang takhta sebagai destinasi favorit yang paling banyak diburu oleh para wisatawan untuk menghabiskan waktu libur mereka.
“Destinasi lain seperti Gua Pindul, Gunung Api Purba Nglanggeran juga ramai, tapi tidak sesignifikan tujuan pantai. sebab, dalam sehari kunjungan pantai bisa mencapai 60.000an orang yang berkunjung,” katanya.
Meski masa libur Lebaran telah usai, tren kedatangan wisatawan terpantau masih cukup tinggi, seperti yang terlihat pada Minggu (29/3/2026) dengan jumlah kunjungan harian menyentuh 37.631 orang.
“Tren yang baik ini menjadi modal kami untuk bisa mencapai target PAD wisata 2026 yang jumlahnya mencapai 36,4 miliar. Kami optimistis, target ini bisa terpenuhi di akhir tahun nanti,” ungkap Eko.
Kondisi di lapangan selama puncak liburan juga mendapat perhatian serius dari aparat kepolisian guna memastikan kelancaran arus lalu lintas menuju objek wisata.
Kasatlantas Polres Gunungkidul, Priya Tri Handaya mengatakan, pihaknya ikut mengamankan pelaksanaan libur Lebaran karena ada lonjakan signifikan pengunjung yang mendatangi lokasi wisata di Bumi Handayani.
Beberapa titik seperti Pantai Drini dan Pantai Sepanjang di Kapanewon Tanjungsari tercatat mengalami kepadatan arus kendaraan yang sangat padat akibat rasa penasaran wisatawan terhadap wahana baru.
“Memang lokasi parkir di Drini terbatas sehingga penggunjung yang datang harus antre agar bisa masuk. Saking banyaknya sampai ke jalur utama penghubung antar pantai dan kami terjun untuk mengatur agar lalu lintas tetap lancar,” katanya seraya mengimbau pengendara untuk tetap waspada selama perjalanan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mako Brimob Polda DIY di pesisir Gunungkidul mulai dibangun. Sebanyak 18 rumah dinas ditargetkan rampung sebelum akhir Desember 2026.
Borobudur 100 di Magelang pada 19-20 Desember 2026 menggabungkan olahraga lari dengan aksi sosial untuk membantu penyandang cerebral palsy.
Potensi perputaran ekonomi haji dan umrah Indonesia mencapai Rp80 triliun. Kemenhaj mendorong UMKM masuk rantai pasok pasar Arab Saudi.
BMKG memprakirakan gelombang hingga 4 meter di pantai selatan DIY pada 28 September 2026. Wisatawan diminta tidak berenang.
Kemenhub memperkuat pengawasan tiga lapis keselamatan penerbangan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan bencana di seluruh sektor operasional.
UPNVY mewisuda 1.436 lulusan. Rektor Mohamad Irhas Effendi menekankan kompetensi, adaptabilitas, karakter, dan kolaborasi di era AI.