Kebakaran Lahan di Gunungkidul Tewaskan 2 Lansia, Kasus Melonjak
Kebakaran lahan di Gunungkidul melonjak menjadi 28 kasus hingga Agustus 2026. Dua lansia meninggal dan 20,7 hektare lahan terbakar.
Jalur alternatif di Tempel-Pakem-Cangkringan. /Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Perhubungan Sleman telah memetakan jalur untuk kegiatan mudik maupun balik di tahun ini. Peta jalur ini terbagi di jalan utama dan alternatif.
Kepala Dinas Perhubungan Sleman, Arip Pramana mengatakan, sudah menyiagakan 75 personel guna bertugas pengamanan selama libur lebaran. Selain itu, juga sudah membuat peta jalur untuk arus mudik maupun balik di tahun ini.
Dia menjelaskan, jalur utama mudik meliputi ruas Jogja-Sleman-Tempel; Jogja-Wonosari; Jogja-Prambanan dan Jogja-Wates. Diperkirakan jalur-jalur ini akan dipadati kendaraan milik pemudik pada saat jelang Lebaran.
“Untuk kelancaran, kami juga sudah mendirikan pos pemantaun dan monitoring lalu lintas di Tempel, Prambanan, Ambarukmo Plaza [Amplaz], Terminal Tipe C di Condongcatur, Pakem dan Prambanan,” katanya, Rabu (3/4/2024).
Peta jalur mudik tidak hanya di jalur-jalur utama. Pasalnya, juga ada jalur alternatif yang dapat dimanfaatkan pada saat jalur utama terjadi kepadatan arus kendaraan. Jalur ini meliputi ruas Tempel-Pakem-Cangkringan-Kalasan; Mlati-Balangan-Dekso; Dengung-Besi-Koroulon-Joholanang.
Selain itu, juga ada jalur alternatif yang meliputi ruas Prambanan-Piyungan dan ruas Jogja-Godean-Nanggulan. “Untuk memastikan lampu penerangan jalan di sekitar jalur mudik tetap berfungsi, kami juga telah menyiagakan sepuluh personel untuk perbaikan saat ada kerusakan selama libur Lebaran berlangsung,” katanya.
BACA JUGA: Empat Juta Pemudik Diprediksi Akan Masuk Sleman pada Lebaran 2024
Arip menambahkan, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-2 Lebaran atau pada Senin (8/4/2024). Untuk jalur rawan macet diperkiarakan terjadi di Jalan Jogja-Solo karena terpengaruh adanya pembukaan tol sampai kilometer 22 di Ngawen, Klaten.
“Untuk kelancaraan arus kendaraan sudah ada koordinasi dengan pihak kepolisian,” katanya.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengatakan, sudah mendapatkan laporan terkait dengan kesiapan jalan untuk menyambut Lebaran di tahun ini. Ia tidak menampik masih ada kondisi jalan yang rusak, tapi jumlahnya tidak banyak karena 80% jalan di Bumi Sembada dalam kondisi baik.
“Tetap ada upaya perbaikan jalan. Sebagai contoh, menjelang Lebaran sudah saya instruksikan agar tim penambal jalan bergerak cepat guna menambal jalan berlubang yang rusak ringan,” kata Kustini.
Dia menjelaskan, untuk pelaksanaan Hari Raya Idulfitri tidak ada masalah berkaitan dengan kondisi jalan. Pasalnya, ruas jalan kabupaten yang menyangga jalan nasional, provinsi ataupun menuju jalur-jalur pariwisata kondisi kelayakannya mencapai 80-100%.
“Total ada 52 ruas dengan Panjang 166,1 kilometer,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran lahan di Gunungkidul melonjak menjadi 28 kasus hingga Agustus 2026. Dua lansia meninggal dan 20,7 hektare lahan terbakar.
Pemkab Kulonprogo menerapkan strategi ganda untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan warga. Strategi penanganan kemiskinan men
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 8 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Palur hingga Yogyakarta. Tersedia 12 perjalanan dengan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 8 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000.
Meta dijatuhi denda baru Rp10,12 triliun terkait dampak Instagram dan Facebook terhadap kesehatan mental anak. Total sanksi kini mencapai Rp16,8 triliun.
Nissan NX7, SUV PHEV baru di China, hadir dengan baterai 40,95 kWh, jangkauan listrik 225 km, mesin 1.500 cc, dan konsumsi 4,82 l/100 km. Saingi produsen lokal.