Persiapan Paskah, Gereja Kotabaru Disterilisasi
Jelang hari raya Paskah Gereja St Antonius Padua Kotabaru disterilisasi untuk mencegah keberadaan benda-benda berbahaya selama pelaksanaan ibadah paskah
Pramuka.
Harianjogja.com, JOGJA - Gusti Bendara Pangeran Haryo (GBPH) Prabukusumo menyayangkan keputusan Kemendikbud-Ristek menjadikan ekstrakurikuler pramuka menjadi tidak wajib.
Putra dari Bapak Pramuka Indonesia Mendiang Sri Sultan Hamengku Buwono IX ini mengatakan pramuka merupakan kegiatan di luar kelas yang menjadi pelengkap pembelajaran akademis di dalam kelas.
Melalui pramuka, berbagai pembelajaran dan nilai-nilai karakter ditanamkan pada siswa. Seharusnya, kegiatan ini tetap bersifat wajib, sehingga nilai-nilai kepramukaan bisa menjangkau seluruh siswa.
"Saya tidak sepakat kalau itu. Kalau saya sepakat wajib. Bukan karena saya putranya bapak (Hamengkubuwono IX), tapi wajib karena itu satu-nya supaya (siswa) punya pikiran, niat hati yang mulia," ujarnya, Rabu (3/4).
Dia ingat betul bagaimana dia beserta semua saudaranya mengikuti pramuka. Gusti Prabu juga sempat berkeliling ke kabupaten kota di Sumatera Utara selama 10 hari untuk melakukan bina karang taruna. Dia saat itu menjadi Pengurus Karang Taruna Bidang Organisasi. Gusti Prabu menyampaikan banyak hal terkait pramuka kepada warga setempat.
BACA JUGA: Tak Lagi Jadi Ekskul Wajib, Kwarnas: Pramuka Jadi Strategi Bangun Karakter Bangsa
Di sisi lain, menurutnya perumusan kegiatan-kegiatan kepramukaan perlu dilakukan. Agar kegiatan pramuka tak hanya sekedar diisi aktivitas bertepuk tangan dan bernyanyi, tapi juga sekaligus diselipkan berbagai penanaman nilai-nilai karakter.
"Kalau saya bikinkan konsep, jadi gradasi. Misalnya di usia SMA ada pembelajaran bisnis. Mulai SMP ada responsibility, menyesuaikan dengan usia," kata Gusti Prabu yang juga Ketua PMI DIY ini.
Gusti Prabu mendorong jajaran Kwarnas untuk ikut bersuara dan memperjuangkan wajibnya ektrakurikuler di sekolah. Dia berharap, ekstrakurikuler pramuka tetap menjadi wajib di Yogyakarta.
"Harapan saya khususnya DIY tidak melakukan hal itu," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jelang hari raya Paskah Gereja St Antonius Padua Kotabaru disterilisasi untuk mencegah keberadaan benda-benda berbahaya selama pelaksanaan ibadah paskah
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dalam kasus korupsi Chromebook Rp2,18 triliun. Jaksa juga minta denda dan uang pengganti.
KID DIY fokus pada penguatan informasi kebencanaan hingga tingkat kelurahan. Sistem terpadu disiapkan untuk cegah simpang siur saat darurat.
Wagub DIY Paku Alam X pastikan seluruh rekomendasi DPRD ditindaklanjuti. Evaluasi pembangunan fokus pada pemerataan ekonomi dan tata kelola.
Pembongkaran SDN Nglarang untuk proyek Tol Jogja-Solo rampung. Lahan kini 100% bebas, proyek masuk tahap penimbunan dan pengecoran.
Wali Kota Solo Respati Ardi prioritaskan guru dan nakes dalam rekrutmen CASN. Pemkot kejar solusi kekurangan tenaga pendidikan.