Warga Kedungpoh Didorong Mampu Mengubah Sampah Jadi Penghasilan
Bedah buku ini menjadi ruang berbagi pengetahuan mengenai pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan
Sultan HB X saat memimpin Apel Besar Peringatan Hari Pramuka ke-62 di Halaman Balaikota Jogja, Sabtu (26/8/2023).
Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY Sultan HB X memberikan tanda penghargaan bagi anggota pramuka yang sudah mengabdi dan berkarya di DIY.
Pemberian penghargaan tersebut disampaikan Sultan HB X saat Apel Besar Peringatan Hari Pramuka ke-62 di Halaman Balaikota Jogja, Sabtu (26/8/2023).
Apel tersebut diikuti oleh ratusan orang dari pengurus Kwartir Daerah Pramuka DIY, Kwartir Cabang kabupaten/kota, Kwartir Ranting dan anggota Pramuka dari Siaga, Penggalang, Penegak dan Pandega serta Satuan Karya. Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan ditampilkan tari kreasi dan pemberian tanda penghargaan.
BACA JUGA: Sultan HB X: Soal Sampah Bukan Wewenang Saya, Tapi Kabupaten/Kota
Sultan yang juga Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Kamabida) DIY ini memberikan tanda penghargaan kepada 11 orang, 10 darma bakti, dan satu karya bakti. Penghargaan yang diberikan Kamabida berupa lencana itu dimaksudkan untuk memantik semangat anggota dan pengurus pramuka se-DIY agar terus berbakti dan berkarya.
Gubernur DIY itu berpesan agar seluruh anggota pramuka terus mengembangkan dirinya dan profesionalitasnya untuk menjawab tantangan zaman.
“Tema dirgahayu tahun ini adalah Sumber Daya Manusia Yang Profesional dan Proporsional serta Berwawasan Global. Bagi saya, ini bukanlah sekadar kata-kata, tetapi suatu panggilan kebangsaan untuk mengatasi tantangan besar yang menghadang Pramuka dan generasi muda di masa depan,” jelas Sultan.
Sultan menilai pramuka sebagai hal penting, terutama dalam semangat kemerdekaan. “Pramuka adalah penjaga api kemerdekaan yang senantiasa menyala, memandu kita dalam mengaktualisasi semangat kemerdekaan, dan mengarahkan Indonesia menuju kemajuan,” terangnya.
Anggota pramuka, bagi Sultan, adalah penerus semangat pahlawan dalam memerdekakan Indonesia. “Pramuka adalah sekolah untuk menciptakan manusia sejati, kita adalah pewaris dari cita-cita para pahlawan yang membebaskan bangsa, dari belenggu penjajahan. Kini, tugas mulia telah menanti, meneruskan tongkat estafet perjuangan, mengisi kemerdekaan dengan upaya positif, kerja keras, dan inovasi,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bedah buku ini menjadi ruang berbagi pengetahuan mengenai pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan
Apple dikabarkan melobi pemerintah AS untuk akses chip CXMT di tengah krisis pasokan memori akibat lonjakan permintaan AI global.
Android 17 dikabarkan membawa fitur foldable gaming mode yang mengubah ponsel lipat menjadi konsol genggam dengan kontrol virtual.
Aljazair vs Austria imbang 1-1 di Grup J Piala Dunia 2026 membuat peluang Iran lolos ke 32 besar semakin terancam.
Argentina unggul 2-0 atas Yordania di babak pertama Piala Dunia 2026 meski tanpa Messi berkat gol Lo Celso dan Lautaro Martinez.
Nadhif Basalamah mengungkap menjadi korban pelecehan daring di X dan TikTok yang memicu reaksi luas dan dukungan publik.