Mobil Listrik Kian Diminati di Jogja, Pajak Tahunan Hanya Rp200.000
Pasar kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) di DIY dinilai terus menunjukkan tren positif seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan hemat
Kepala DPUPESDM DIY Anna Rina Herbranti memberikan keterangan kepada wartawan, Jumat (5/4/2024)./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pekerjaan Umum, Energi dan Sumber Daya Alam (DPUP-ESDM) DIY menyatakan Jalan Godean yang sebelumnya rusak dan diprotes warga kini sudah ditambal semua dan siap digunakan untuk mudik Lebaran.
Kepala DPUP-ESDM DIY, Anna Rina Herbranti mengatakan bahwa penambalan itu menggunakan dana pemeliharaan rutin yang dimiliki pihaknya. Untuk sementara waktu solusi yang disediakan baru penambalan menjelang peningkatan yang akan dikerjakan tahun ini. "Kami sudah melakukan pemeliharaan rutin dengan ditambal-tambal, InsyaAllah sudah aman," kata Anna, Jumat (5/4/2024).
Pemeliharaan rutin berupa penambalan jalan itu tidak hanya dilakukan di Jalan Godean saja tetapi juga di ruas jalan lain pun demikian. Sebab, ada beberapa ruas jalan yang saat sudah selesai pun harus dilakukan pemeliharaan. "Kalau untuk penambalan tidak hanya jalan Godean, ada Klangon, Pulowatu dan Jalan Kaliurang untuk pemeliharaan rutinnya," imbuhnya.
Untuk tahun ini, kata Anna, ruas Jalan Godean yang akan diperbaiki hanya sepanjang 1,5 kilometer. Titik pengerjaannya adalah di sebelah barat Pasar Godean tepatnya dimulai dari Jembatan Sambirejo 2 hingga SPBU Sidorejo.
BACA JUGA: Sejumlah Titik Jalan Rusak di Sleman Ditambal, Segini Panjang Jalannya
Anna menambahkan, saat ini tahapannya telah memasuki proses lelang dengan pagu anggaran APBD murni mencapai Rp11 miliar. Dengan subjek proyek adalah pekerjaan peningkatan dan pemeliharaan jalan. "Untuk peningkatan jalan, pelaksanaan fisik konstruksi setelah Lebaran ini karena H-7 dan H+7 ada surat edaran untuk tidak melaksanakan kegiatan. Nah jadi pengerjaannya nanti setelah lebaran," kata Anna.
Sementara terkait dengan peningkatan Jalan Godean selanjutnya yang total memiliki panjang sekira 15,175 kilometer, Anna mengatakan bahwa hal tersebut selalu diupayakan dengan mengajukan permohonan bantuan pemerintah pusat melalui dana Inpres Jalan Daerah (IJD).
Sebelumnya, ruas Jalan Godean telah diajukan namun belum lolos verifikasi seluruhnya dengan alasan kemampuan anggaran nasional atau pusat belum memenuhi maka tertunda untuk IJD ruas Jalan Godean. "Kami usahakan, pokoknya selalu kami mengusulkan anggaran sama mengusulkan IJD lagi, minta bantuan dari Kementerian PUPR."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pasar kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) di DIY dinilai terus menunjukkan tren positif seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan hemat
BPBD Gunungkidul belum menetapkan siaga darurat kekeringan meski musim kemarau 2026 sudah dimulai sejak akhir April.
BNPB melaporkan banjir melanda Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat akibat hujan deras, ribuan rumah terendam.
KPK mendalami dugaan aliran uang kepada Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo lewat pemeriksaan sembilan saksi.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.