Keparakan Gelar Pelatihan Daur Ulang Anorganik dan Eco Brick
Pelatihan daur ulang anorganik dan eco brick di Keparakan dorong pengelolaan sampah rumah tangga lebih kreatif dan mandiri.
Illustrasi calon penumpang masih banyak terlihat saat arus balik pasca-Lebaran pada Senin (10/6/2019) di Terminal Wates./Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, BANTUL—Berdasarkan ketetapan pemerintah, libur Lebaran 2024 akan berakhir pada 15 April 2024. Polres Bantul memprediksi puncak arus balik Lebaran 2024 diperkirakan terjadi di sekitar tanggal tersebut.
Kapolres Bantul, AKBP Michael R Risakotta mengatakan puncak arus balik Lebaran 2024 terjadi pada 13-16 April 2024. "Arus balik diperkirakan akan terjadi tanggal 13 sampai 16 April 2024," ujar Michael dalam keterangan tertulisnya, Kamis (11/4/2024).
Michael mengingatkan kepada para pemudik untuk menyiapkan stamina sebelum nantinya melangsungkan arus balik Lebaran 2024. Menurutnya, faktor kondisi yang prima utamanya ketika mengemudikan kendaraan adalah hal penting. Karena akan menjaga fokus dan menghindari potensi terjadinya kecelakaan.
"Siapkan stamina. Pastikan kesehatan prima, pastikan kendaraan tidak bermasalah. Karena sehat dan tidak lelah adalah mutlak syarat utama dalam berlalu lintas," imbau Michael.
Baca Juga
Polri Terapkan Gage di Momen Arus Balik
Ini Jadwal dan Lokasi Oneway, Gage dan Contraflow Arus Balik
Untuk Arus Balik, Jasa Marga Kasih Diskon Tarif Tol 20%
Selama perjalanan arus balik, penting untuk istirahat secara teratur agar tetap segar dan fokus dalam mengemudi. Jangan memaksakan diri untuk terus menerus berkendara tanpa istirahat, karena hal ini dapat meningkatkan risiko kecelakaan akibat kelelahan.
"Kemudian, bagi pengendara yang lelah atau mengantuk, jangan lupa istirahat karena yang terpenting adalah keselamatan," ucapnya.
Selain itu, Michael menyarankan pengendara untuk memeriksakan kondisi kendaraan agar laik jalan. Hal ini guna meminimalisir kemacetan maupun kecelakaan akibat kelalaian pengemudi.
"Pastikan kembali kondisi kendaraan yang anda gunakan, seperti cek mesin, tekanan ban, dan kelengkapan lainnya. Sehingga kondisi kendaraan layak jalan," ungkap Michael.
Manfaatkan teknologi dengan mengunduh aplikasi pemantau lalu lintas yang dapat memberikan informasi tentang kondisi jalan, kemacetan, dan rute alternatif secara real-time.
“Dengan begitu, Anda bisa mengambil keputusan yang tepat dalam memilih jalur perjalanan yang optimal,” imbuh Michael.
Selain itu, pemudik disarankan membawa persediaan makanan dan minuman yang cukup selama perjalanan arus balik. “Hindari kelaparan dan dehidrasi dengan membawa bekal yang sehat dan bergizi untuk dikonsumsi selama perjalanan,” katanya.
Dengan menerapkan tips-tips di atas, Michael berharap perjalanan arus balik mudik 2024 dapat berlangsung dengan lancar dan aman. “Selamat pulang kembali ke rumah dan semoga Anda tiba dengan selamat di tujuan akhir,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelatihan daur ulang anorganik dan eco brick di Keparakan dorong pengelolaan sampah rumah tangga lebih kreatif dan mandiri.
Hari Keluarga Internasional 2026 menyoroti dampak ketimpangan sosial terhadap kesejahteraan anak dan kondisi keluarga.
Enam wakil Indonesia gugur di Thailand Open 2026. Leo/Daniel dan Hira/Jani jadi harapan terakhir menuju semifina
PSEL Regional DIY mundur hingga 2028, DLH Sleman bentuk pendamping pengelolaan sampah di 17 kapanewon dan 86 kalurahan.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa