Konten Kreator Wajib Miliki NIB, Pemkab Sleman Siapkan Sosialisasi
DPMPTSP Sleman siapkan NIB untuk konten kreator usai KBLI 2025, dorong legalitas usaha ekonomi digital.
Santri Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh, Novaliadi sedang menunjukkan kandang domba yang menjadi lokasi pencurian di Padukuhan Bulak Salak, Cangkringan, Sleman, Jumat (12/4/2024). Domba yang diduga dicuri berjumlah tiga belas ekor dan hampir semuanya jantan dengan ukuran siap sembelih.
Harianjogja.com, SLEMAN—Sebanyak 13 domba milik Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Maghfiroh, Padukuhan Bulak Salak, Wukirsari, Cangkringan, Kabupaten Sleman hilang pada Jumat (12/4/2024) sekitar pukul 03.10 WIB. Domba-domba tersebut merupakan salah satu unit usaha Ponpes.
Salah satu santri Ponpes Bahrul Maghfiroh, Novaliadi mengatakan santri di Ponpes tersebut mayoritas mudik dan menyisakan dia dan dua temannya. Novaliadi mengaku baru mengetahui hilangnya belasan domba tersebut pada pukul 08.00 WIB setelah seorang peternak memberitahunya.
“Awalnya ada 25 ekor. Domba yang dicuri itu hampir semuanya jantan berukuran besar dan siap untuk kurban Iduladha,” kata Novaliadi ditemui di Ponpes Bahrul Maghfiroh, Jumat (12/4/2024).
Satu domba tersebut dia perkirakan memiliki nilai jual Rp4 juta – Rp6 juga. Dia menceritakan ternak domba tersebut merupakan unit usaha Ponpes yang dirintis sejak dua tahun lalu. Awalnya, domba yang diternak hanya lima ekor dan beranak pinak.
Baca Juga
Mencegah Pencurian, Warga Bisa Titip Sepeda Motor di Polres Bantul
H-2 Lebaran Rumah Dibobol Maling, Barang Berharga Senilai Ratusan Juta Rupiah Raib
Jelang Lebaran Kriminalitas Naik, Warga Diminta Pasang CCTV
Setelah mengetahui domba-domba tersebut hilang, pukul 09.00 WIB, Novaliadi membuat laporan ke Polsek Cangkringan. Polisi kemudian turun ke lapangan untuk olah tempat kejadian perkara (TKP). Melalui hasil olah TKP, Novaliadi mengetahui bahwa pagar sliding Ponpes sempat diikat dengan kawat oleh pelaku.
Novaliadi juga telah mengecek CCTV di sisi selatan Ponpes. Melalui CCTV, ada sebuah mobil grand max silver 03.10 WIB. Meski masih dugaan, menurut dia hanya ada mobil tersebut yang ada di sekitar Ponpes.
Santri lain, Temi Saputra mengatakan polisi juga menemukan barang bukti tali pengikat kaki domba. Dia menjelaskan tali tersebut memang diikatkan pada kaki domba agar antardomba tidak berkelahi. Pasalnya, domba-domba tersebut berada pada satu kandang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPMPTSP Sleman siapkan NIB untuk konten kreator usai KBLI 2025, dorong legalitas usaha ekonomi digital.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Pertamina mempercepat distribusi BBM subsidi di Madura untuk mengurai antrean Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU di empat kabupaten.
Australia memperketat larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun dengan menaikkan denda hingga Rp1,1 triliun dan memperluas pengawasan.