Ribuan PPPK Gunungkidul Hadapi Masa Kritis Kontrak Segera Habis
Ribuan PPPK Gunungkidul hadapi ketidakpastian kontrak, Pemkab masih mencari solusi di tengah aturan batas belanja pegawai 30%.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab Sleman sedang menyusun kebijakan work from home (WFH) yang diberlakukan 16-17 April 2024. Hal ini sejalan dengan Surat Edaran dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) No.1/2024 tentang mekanisme WFH pascalebaran.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sleman, Budi Pramono mengatakan, ada kebijakan WFH dan work from office (WFO) dari Pemerintah Pusat. Kebijakan ini dituangkan dalam SE Kemenpan RB No.1/2024 untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan pasca-perayaan Lebaran di tahun ini. “SE sudah kami terima,” kata Pramono saat dikonfirmasi, Minggu (14/4/2024).
Menurut dia, dengan adanya edaran tersebut, maka Pemkab Sleman akan mengikutinya dan membuat kebijakan lanjutan yang akan dituangkan dalam Surat Edaran Bupati.
“Untuk WFH baru kami koordinasikan dengan Bagian Organisasi. Untuk detailnya bisa ditanyakan ke Pak Hery Kuntadi [Kabag Organisasi, Setda Sleman],” katanya.
Baca Juga
Urai Kepadatan Arus Balik Lebaran 2024, Menhub Usulkan WFH Serentak Minggu Depan
Sah! ASN Boleh WFH 16-17 April 2024
Tol Bocimi Siap Difungsikan untuk Arus Balik
Terpisah, Kepala Bagian Organisasi, Hery Kuntadi membenarkan sedang menyusun konsep WFH, sesuai dengan arahan dari Kemenpan RB. Menurut dia, konsep sudah disusun sedangkan proses masih dikonsultasikan dengan Pejabat Sekda Sleman, Eka Suryo Prihantoro.
“Sesuai dengan arahan dari Pak Eka [PJ Sekda Sleman) dan instruksi Menpan RB akan ditindaklanjuti dengan SE kabupaten. Konsep sudah jadi dan drafnya sedang dikonsultasikan dengan Pak Eka,” katanya.
Menurut dia, secara garis besar isi dari konsep tentang WFH pascalebaran sesuai dengan edaran dari Kemenpan RB. “Mudah-mudahan bisa selesai secepatnya,” kata Hery.
Seperti dikutip dalam laman resmi Kemenpan RB, Pemerintah memutuskan untuk menerapkan WFO dan WFH bagi aparatur sipil negara (ASN) pada 16-17 April 2024. Hal ini untuk memperkuat manajemen arus balik Lebaran.
Menpan RB, Abdullah Azwar Anas mengatakan pengaturan WFH dan WFO diterapkan secara ketat dengan tetap mengutamakan kinerja organisasi dan kualitas pelayanan publik. Anas mengatakan sesuai arahan Presiden Joko Widodo, instansi yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik tetap masuk sesuai dengan jadwal seperti biasa.
“Untuk instansi yang berkaitan dengan pelayanan publik secara langsung, WFO tetap diterapkan optimal sebesar 100 persen. Adapun untuk instansi pemerintah yang berkaitan dengan administrasi pemerintahan dan layanan dukungan pimpinan, WFH bisa dijalankan maksimal/paling banyak 50 persen dari jumlah pegawai, yang teknisnya diatur instansi pemerintah masing-masing,” ujar Anas, Sabtu (13/4/2024).
Aturan itu tertuang dalam Surat Edaran Menteri PANRB No.1/2024 yang ditujukan kepada pejabat pembina kepegawaian di seluruh instansi pemerintah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ribuan PPPK Gunungkidul hadapi ketidakpastian kontrak, Pemkab masih mencari solusi di tengah aturan batas belanja pegawai 30%.
Prediksi ekonom Jerman Joachim Klement tentang Brasil tersingkir gagal total! Neymar sindir: "Coba lagi di Piala Dunia berikutnya." Brasil lolos ke 16 besar!
Lansia 85 tahun asal Paliyan ditemukan meninggal di Luweng Ngeleng setelah 9 hari pencarian tim gabungan.
Komisi D DPRD DIY membuka peluang kolaborasi dengan kalangan perguruan tinggi untuk menyusun konsep Pendidikan Khas Kejogjaan (PKJ) yang lebih kuat.
Janice Tjen lolos ke babak kedua Wimbledon 2026 usai kalahkan unggulan ke-22 Leylah Fernandez. Ia akan hadapi Daria Kasatkina dan berduet dengan Aldila Sutjiadi
Gelombang panas Eropa: 1.300 tewas, Jerman 41,7°C. BMKG jelaskan penyebab dan dampaknya. Indonesia tak alami heat wave, tapi tetap waspada!