Persiapan Paskah, Gereja Kotabaru Disterilisasi
Jelang hari raya Paskah Gereja St Antonius Padua Kotabaru disterilisasi untuk mencegah keberadaan benda-benda berbahaya selama pelaksanaan ibadah paskah
Suasana Malioboro yang tampak masih dipadati wisatawan pada haru terakhir libur lebaran, Minggu (14/4/2024) - Harian Jogja/ Alfi Annissa Karin
Harianjogja.com, GONDOMANAN—Kawasan Malioboro masih tampak dipadati wisatawan pada hari terakhir libur Lebaran, Minggu (14/4/2024). Beberapa wisatawan tampak berfoto di depan tulisan Jalan Malioboro. Beberapa di antaranya juga membawa tentengan berupa oleh-oleh khas Kota Jogja. Kepadatan tampak merata baik di sisi kanan dan kiri jalan, mulai dari Pos Teteg hingga Titik Nol Kilometer.
Saat ditemui di Balai Kota Jogja, Penjabat Wali Kota Jogja Singgih Raharjo mengakui keramaian Kota Jogja utamanya kawasan Tugu, Malioboro, dan Kraton (Gumaton) masih tampak pada hari terakhir libur lebaran ini.
Singgih yang juga Kepala Dinas Pariwisata DIY ini mencermati perilaku wisatawan. Biasanya, wisatawan akan mengunjungi destinasi alam yang ada di Yogyakarta pada pagi hingga siang hari. Lalu, pada sore hingga malam hari biasanya wisatawan akan menyempatkan datang ke kawasan Gumaton.
"Sore hari pasti tumplek blek di Malioboro," kata Singgih, Minggu (14/4/2024).
Baca Juga
Libur Lebaran, Wisatawan Memadati Kawasan Malioboro Jogja
Malioboro Bakal Lebih Padat Saat Lebaran, Dishub Minta Masyarakat Manfaatkan Angkutan Umum
Teras Malioboro 1 Siap Dikunjungi Wisatawan di Libur Lebaran 2024
Dia menuturkan berdasarkan data PHRI DIY, okupansi hotel selama libur Lebaran kali ini mencapai 90%. Angka ini terbilang meningkat dibanding tahun sebelumnya. Peningkatan juga terpantau meningkat pada sisi kuliner dan merchandise.
"Tentu ini akan bisa menggerakkan perekonomian yang ada di Yogyakarta," imbuhnya.
Singgih berupaya untuk menciptakan pemerataan di destinasi-destinasi wisata. Harapannya, wisatawan tak hanya terfokus pada area Kota Jogja khususnya Gumaton saja. Namun, juga turut bisa menikmati berbagai alternatif destinasi wisata di kabupaten lainnya.
"Saya kira ini penyebaran dari destinasi wisata yang dinikmati oleh wisatawan dengan baik. Bukan dipecah, tapi di-maintain secara baik supaya tidak ngumpul di satu titik saja," katanya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata Kota Jogja Wahyu Hendratmoko menuturkan pihaknya menargetkan kunjungan wisatawan mencapai 3,2 juta selama 2024. Sementara, spending money wisatawan ditargetkan mencapai Rp1,75 juta perorang dengan target length of stay selama 1,8 hari.
"Kajian mengatakan daya tarik destinasi pariwisata utama di Kota Jogja masih di Tugu, Malioboro, dan Kraton," ungkapnya.
Sementara, Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Jogja Muhammad Zandaru saat dikonfirmasi menuturkan pihaknya masih melakukan perhitungan akumulasi jumlah wisatawan selama libur lebaran ini.
"Belum ada (rekapitulasi wisatawan). Rencana baru besok Selasa," katanya melalui pesan singkat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jelang hari raya Paskah Gereja St Antonius Padua Kotabaru disterilisasi untuk mencegah keberadaan benda-benda berbahaya selama pelaksanaan ibadah paskah
Maskapai penerbangan Eropa mulai memangkas penerbangan akibat lonjakan harga bahan bakar jet yang membuat sejumlah rute tidak lagi menguntungkan.
Meta menghadirkan fitur Incognito Chat AI di WhatsApp dengan teknologi Pemrosesan Privat untuk menjaga kerahasiaan percakapan pengguna.
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terkait dugaan korupsi pemerasan OPD.
Mendag Budi Santoso memastikan impor bahan baku plastik berupa nafta dari AS mulai masuk Indonesia pada pertengahan Mei 2026.
Kemenkes mengingatkan cara aman menyimpan dan mengolah daging kurban agar terhindar dari bakteri dan penyakit zoonosis saat Iduladha.