Polresta Jogja Sita 81.000 Pil Koplo dan Sabu, Dua Pengedar Ditangkap
Polresta Jogja menangkap dua pengedar obat keras ilegal dan menyita 81.000 pil berlogo Y serta sabu. Jaringan beroperasi di DIY dan Jawa Tengah sejak 2024.
Mudik bareng. - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Ribuan pemudik memadati Terminal Giwangan pada H+5 Idulfitri 2026 untuk mengikuti program mudik gratis tujuan DKI Jakarta yang disediakan Pemprov DKI Jakarta.
Kepadatan penumpang mulai terlihat sejak pagi hari di area keberangkatan terminal. Program mudik gratis menjadi daya tarik utama, dengan puluhan armada bus disiapkan untuk mengangkut pemudik kembali ke perantauan.
Kepala UPT Terminal Giwangan, Sigit Saryanto, menjelaskan sebanyak 32 bus dikerahkan dalam program tersebut dengan total 1.415 penumpang yang diberangkatkan.
“Ada 32 bus mudik gratis yang diselenggarakan Pemprov DKI Jakarta di Terminal Giwangan pagi ini, dengan jumlah penumpang 1.415 orang,” ujarnya, Kamis (26/3/2026).
Secara umum, arus balik di Terminal Giwangan masih tergolong tinggi. Berdasarkan data Rabu (25/3/2026), jumlah penumpang yang berangkat mencapai 27.054 orang, sedangkan kedatangan tercatat 15.189 orang.
Angka ini meningkat dibandingkan hari sebelumnya yang mencatat 16.467 penumpang berangkat dan 17.503 penumpang datang.
Bus antarkota antarprovinsi (AKAP) masih menjadi moda transportasi yang paling dominan. Pada 25 Maret 2026, sebanyak 21.079 penumpang diberangkatkan menggunakan bus AKAP, sementara 11.744 penumpang tercatat datang melalui moda yang sama.
Sigit memperkirakan puncak arus balik masih akan berlangsung hingga akhir pekan.
“Arus balik ini diperkirakan masih sampai akhir pekan ini, atau Minggu tanggal 29 nanti,” katanya.
Selain rute Jabodetabek, tujuan lain seperti Surabaya dan Bandung juga menjadi favorit pemudik, dengan tingkat keterisian bus mencapai 100 persen.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, pengelola terminal telah menyiapkan armada tambahan.
“Karena tingginya pemudik, kita juga telah menyiapkan armada tambahan agar tidak ada pemudik yang terlantar karena kehabisan kursi,” ucapnya.
Jika dibandingkan tahun lalu, jumlah penumpang pada Lebaran 2026 menunjukkan peningkatan signifikan. Hingga H+4, total pergerakan penumpang mencapai sekitar 292 ribu orang, terdiri atas 158.499 keberangkatan dan 133.996 kedatangan.
Sebagai perbandingan, pada periode yang sama tahun sebelumnya (H-7 hingga H+7), total penumpang tercatat sekitar 263 ribu orang.
Salah satu pemudik tujuan Jakarta, Bintang Akbar, mengaku terbantu dengan adanya program mudik gratis tersebut.
“Alhamdulillah bisa ikut program mudik gratis ini. Rencananya mau balik ke perantauan, soalnya saya ada usaha di Jakarta Timur,” katanya.
Ia menambahkan, bus masih menjadi pilihan utama setiap kali mudik karena dinilai nyaman dan terjangkau, terlebih dengan adanya program gratis dari pemerintah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Jogja menangkap dua pengedar obat keras ilegal dan menyita 81.000 pil berlogo Y serta sabu. Jaringan beroperasi di DIY dan Jawa Tengah sejak 2024.
Jadwal KRL Jogja–Solo Sabtu 4 Juli 2026 lengkap dari Jogja hingga Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan fleksibel.
Polisi tangkap satu terduga pelaku penyerangan anggota di Katingan. Pelaku lain masih diburu aparat gabungan.
PSIM Jogja resmi melepas Anton Fase jelang Super League 2026/2027. Cedera jadi faktor utama minimnya kontribusi pemain asal Belanda itu.
Menko PMK Pratikno minta dukungan DIY untuk Gerakan RANA. Fokus pada ruang aman anak, pendidikan inklusif, dan kesehatan mental.
PSS Sleman resmi mempertahankan Dominikus Dion. Gelandang muda ini jadi kunci kebangkitan Super Elja ke Super League.