Perbaikan Jalan dan Drainase Depan Pasar Ngawen Ditarget Rampung 18 Oktober 2026
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp967 juta untuk memperbaiki jalan depan Pasar Ngawen sekaligus membangun drainase agar tak mudah rusak.
Ilustrasi PNS./Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab Sleman memastikan kebijakan work from home (WFH) tidak berlaku menyeluruh lantaran sektor pelayanan publik mulai dibuka kembali Selasa (16/4/2024). Upaya pemantauan akan dilakukan untuk memastikan pelayanan sudah kembali normal seusai libur Lebaran.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sleman, Budi Pramono mengatakan kebijakan WFH tidak berlaku untuk pelayanan publik. Oleh karena itu, pegawai di sektor ini tetap masuk sesuai jadwal seusai libur Lebaran mulai Selasa.
Oleh karena itu, di hari pertama masuk kerja bakal dilakukan pemantauan. Upaya pengawasan tidak hanya melalui absensi para pegawai, namun juga ada kegiatan inspeksi mendadak ke lokasi tempat pelayanan. “Upaya pemantuaan di hari pertama pasti kami lakukan,” katanya, Senin (15/4/2024).
Menurut dia, pengawasan dilakukan sebagai salah satu sarana memastikan tidak ada pegawai yang bolos kerja. Selain itu, juga untuk memastikan tempat-tempat pelayanan publik sudah berjalan seperti biasa. “Nanti kami pilih secara acak. Sidak dilakukan bersama dengan perangkat daerah terkait,” kata Pramono.
Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Cahya Purnama mengatakan hingga saat ini tidak ada pegawai yang melaporkan adanya kendala terkait dengan kegiatan balik dari luar daerah seusai libur Lebaran.
Sesuai dengan ketentuan dari Pemerintah Pusat, pegawai dinas Kesehatan menjadi salah satu OPD yang tetap masuk kerja mulai Selasa pagi dan tidak mengikuti WFH. “Para pegawai akan terus kami pantau untuk memastikan bisa masuk tepat waktu,” katanya.
Dia menambahkan, selama libur Lebaran fasilitas Kesehatan di Bumi Sembada tidak ada yang tutup. Seluruh puskesmas tetap buka seperti biasa, termasuk pelayanan di RSUD Prambanan dan RSUD Sleman. “Nanti petugas Kesehatan yang tetap piket selama libur Lebaran akan mendapatkan libur pengganti,” katanya.
BACA JUGA: Hari Ini ASN WFH Kecuali Dua Sektor Ini
Sebelumnya, Pejabat Sekda Sleman, Eka Suryo Prihantoro mengatakan, kebijakan WFH di lingkup pemkab dituangkan dalam Surat Edaran No.225/2024 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Pegawai ASN setelah Libur Nasional dan Cuti Bersama Hari Raya Idulfitri di Sleman.
Adapun kebijakan ini mengacu pada Surat Edaran Kemenpan RB No.1/2024 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Pegawai ASN pada Instansi Pemerintah setelah Libur Lebaran. “Sudah ada ketetapannya dan ada pemberlakuan WFH mulai 16-17 April,” kata Eka.
Dia menjelaskan, tujuan dilakukan WFH untuk memperlancar arus balik dan mengantisipasi terjadinya kemacetan di jalan raya. Meski demikian, kebijakan ini tidak berlaku menyeluruh.
Untuk OPD yang memberikan pelayanan ke Masyarakat secara langsung seperti pelayanan Kesehatan, keamanan dan ketertiban, penanganan bencana, energi, logistik, pos, transportasi dan distribusi hingga objek vital nasional tetap masuk seperti biasa mulai Selasa (16/4/2024).
Adapun WFH yang berlaku bagi pegawai yang membidangi tugas layanan pimpinan seperti kesekretariatan, keprotokolan dan humas. “WFH juga berlaku bagi pegawai di bidang analisis, perumus kebijakan, perencanaan dan lainnya yang tidak berhubungan dengan Masyarakat secara langsung,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp967 juta untuk memperbaiki jalan depan Pasar Ngawen sekaligus membangun drainase agar tak mudah rusak.
Trem listrik Bandara-Canggu ditargetkan mulai dibangun Maret 2027. Simak rute, kapasitas, waktu tempuh, dan jadwal operasinya.
Daftar 10 SUV irit BBM di Indonesia, lengkap dengan spesifikasi, konsumsi bahan bakar, dan estimasi harga masing-masing.
Rumah Angelina Jolie di Los Angeles terjual US$24,75 juta setelah ditawarkan hampir US$30 juta. Properti ini pernah dimiliki Cecil B. DeMille.
AFC Nations League disiapkan AFC. Simak proyeksi divisi Timnas Indonesia berdasarkan ranking FIFA dan status format kompetisi.
Helm yang terkena hujan jangan langsung disimpan. Simak 3 cara merawat helm agar tidak bau apek, tetap nyaman, dan awet digunakan.