Koperasi Merah Putih di DIY Tumbuh Sesuai Kebutuhan Warga
Koperasi Merah Putih di DIY berkembang sesuai kebutuhan warga, mulai dari distribusi pupuk hingga pemasok sembako dan UMKM.
Petugas BPBD, Tim SAR Distrik Bantul, dan Polres Bantul mengevakuasi korban kecelakaan di Jl. Imogiri, Panggang, Dusun Lanteng, Selopamioro, Imogiri, pada Minggu (21/4/2024). (Dok. Polres Bantul)
Harianjogja.com, BANTUL—Bus rombongan wisatawan asal Sedayu dengan No. Pol. AA 1278 HD mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Imogiri-Panggang, Dusun Lanteng 2, Imogiri, Bantul. Uji kir bus tersebut telah habis sejak 2020.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul, Singgih Riyadi menyampaikan kendaraan plat Kebumen tersebut uji kirnya habis sejak 9 Juli 2020. Dia menuturkan bus tersebut lepas kendali dan terguling ke kanan.
"[Bus] Lepas kendali, mungkin sopir tidak menguasai medan, keterlambatan pengereman atau rem tidak berfungsi sebagaimana mestinya," ujarnya, Minggu (21/4/2024).
Dia menyampaikan kecelakaan terjadi di Jl. Imogiri-Panggang, Dusun Lanteng 2, Selopamioro, Imogiri. "Kecelakaan tersebut lokasinya setelah turunan panjang dari atas kalau dari bawah mulai menanjak, atau [jaraknya] sekitar 200 meter dari Balaidesa Selopamioro," ujarnya.
Baca Juga
Diduga Karena Rem Blong, Bus Kecelakaan di Imogiri
Rem Blong Diduga Menjadi Penyebab Kecelakaan Maut Bus di Sekitar Bukit Bego
Bus Eka Surabaya-Jogja Kecelakaan, Satu Orang Terluka
Sementara Lurah Selopamioro, Sugeng menilai jalur tersebut cukup aman dilintasi. Lantaran selama ini jalur tersebut dilintasi bus dan truk yang dari Bantul-Gunungkidul. "Tadi busnya walaupun mungkin remnya blom, rem mungkin masih bisa digunakan. Busnya nglimpang [terjatuh] ke kanan, kalau ke sisi kiri jurang," katanya.
Dia mengaku saat kecelakaan supir bus selamat dan tidak mengalami luka. Supir bus tersebut pun ikut menolong korban lain yang mengalami luka.
Dia menilai kecelakaan di jalur tersebut jarang terjadi. Hanya sekitar 6 bulan lalu di jalur tersebut sempat ada kecelakaan truk yang membawa pupuk dengan muatan berlebihan tidak mampu menanjak. Selain itu, menurutnya dalam beberapa tahun belakangan tidak ada kecelakaan serupa.
Sementara menurutnya saat ini korban luka telah dibawa ke RS Nur Hidayah, dan korban yang tidak mengalami luka telah kembali ke kediaman masing-masing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Koperasi Merah Putih di DIY berkembang sesuai kebutuhan warga, mulai dari distribusi pupuk hingga pemasok sembako dan UMKM.
Sosiolog UGM menilai dugaan siswa membawa bom rakitan ke sekolah menjadi alarm bagi sistem pendidikan dan pentingnya budaya dialog dengan anak.
Cek jadwal terbaru KRL Jogja-Solo hari ini, Rabu 29 Juli 2026. Keberangkatan dari Stasiun Tugu hingga Palur mulai pagi hingga malam.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.