Kinerja Jalan Tol Menguat, Laba Bersih Tembus Rp1,9 Triliun
Laba pengelola jalan tol mencapai Rp1,9 triliun pada semester I 2026, ditopang kenaikan pendapatan dan volume kendaraan.
Kepala Daerah - Ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Budayawan, aktivis, akademisi, hingga kelompok disabilitas di di Kota Jogja diajak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jogja untuk mendesain maskot Pilkada 2024.
Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Kota Jogja Agus Muhamad Yasin di Jogja, Rabu, mengatakan maskot Pilkada 2024 rencananya diluncurkan pada pertengahan Mei 2024.
"Kami akan melibatkan budayawan, intelektual, kelompok perempuan, kelompok disabilitas serta organisasi perangkat daerah (OPD) di Kota Jogja untuk mendiskusikan maskot Pilkada 2024," ujar dia, Rabu (24/4/2024).
Yasin menyebut maskot Pilkada 2024 diharapkan dapat mencerminkan lompatan pembangunan di Kota Jogja lima tahun ke depan.
Selain itu, lanjut dia, maskot juga diharapkan menggambarkan upaya penuntasan berbagai masalah yang masih dihadapi Kota Jogja saat ini mulai dari sampah hingga kemiskinan.
"Ada banyak problem yang sampai sekarang belum terselesaikan misal masalah sampah kemudian ada problem pendidikan, kemiskinan. Harapannya maksudnya mencerminkan lompatan-lompatan yang sudah dilakukan oleh Kota Jogja," ujar Yasin.
BACA JUGA: Kejari Gunungkidul Kembalikan Uang Sitaan Korupsi Rp470 Juta ke RSUD Wonosari
Selain maskot, KPU Kota Jogja juga bakal meluncurkan lagu promosi atau jingle Pilkada 2024. Berbeda dengan pembuatan maskot, menurut Yasin, jingle bakal disayembarakan secara terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat Kota Jogja.
Setelah persiapan untuk lomba jingle telah rampung, pihaknya akan menyebarluaskan informasi melalui berbagai kanal digital resmi KPU Kota Jogja.
"Secara teknis sedang kita diskusikan bersama tapi seluruh warga kota akan punya kesempatan berkontribusi dalam lomba jingle pilkada," kata dia.
Yasin berharap maskot maupun jingle yang akan diluncurkan dapat memberikan motivasi bagi warga Kota Jogja menggunakan hak suaranya pada Pilkada 2024.
"Mei minggu kedua akan kami luncurkan Pilkada Kota Jogja. Untuk tempat dan agenda sedang kami susun, mudah-mudahan maskot dan jingle sudah jadi. Kalau belum ya nanti mana yang paling dimungkinkan kami share ke publik," ucap Agus Yasin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Laba pengelola jalan tol mencapai Rp1,9 triliun pada semester I 2026, ditopang kenaikan pendapatan dan volume kendaraan.
Alfamidi kembali menyalurkan 1.500 telur untuk 50 balita di Margodadi, Sleman, sebagai bagian dari program CSR pencegahan stunting.
Pemerintah menargetkan kemiskinan nasional turun menjadi 6–6,5 persen pada 2027 dengan pertumbuhan ekonomi 6 persen.
Puan Maharani meminta polisi mengusut tuntas kericuhan demo 27 Agustus 2026 dan kematian warga di Pejompongan.
Pejabat Sleman yang gagal mencapai target kinerja bisa dikenai sanksi hingga demosi. Evaluasi mengacu pada Perbup Sleman No. 35/2026.
LBB 2026 Jogja diikuti 3.500 pelajar dari SD hingga SMA. Kegiatan ini menanamkan disiplin, keteraturan, dan cinta Tanah Air.