Mahasiswa KKN UNY Kenalkan Inovasi Mi Sehat dari Kentang

Lugas Subarkah
Lugas Subarkah Rabu, 24 April 2024 18:07 WIB
Mahasiswa KKN UNY Kenalkan Inovasi Mi Sehat dari Kentang

Mahasiswa KKN UNY bersama warga di Dusun Cetokan, Secang, Magelang, Jawa Tengah, membuat mi kentang, beberapa waktu lalu. - ist/Humas UNY

Harianjogja.com, SLEMAN—Mahasiswa KKN UNY di Dusun Cetokan, Secang, Magelang, Jawa Tengah, mengadakan pelatihan gizi seimbang dengan membuat makanan sehat berupa mi kentang. Mi dengan bahan dasar kentang ini lebih sehat dibanding mi pada umumnya.

Kelompok ini terdiri dari Diffa Luthfi Asyam Abdurafo, Alfina Laely Sa’diyah, Alivia Aqilla Fadia Aurora, Dina Putri Setyoningsih, Dhein Nindra Seryl Naomi, Meisya Dian Anggraeni, Rizki Damara, Salsabila Sayidatuzzaman dan Tyas Pramesthi Andhini.

Ketua kelompok KKN, Diffa Luthfi Asyam Abdurafo, menjelaskan pelatihan ini digelar agar warga setempat tahu mengenai keseimbangan zat-zat penting yang terkandung di dalam makanan maupun minuman yang di konsumsi oleh seseorang dalam kehidupan sehari hari.

“Perlu gizi seimbang agar tidak mengalami obesitas, dislipidemia, kolestrol tinggi, HDL Rendah, hipertensi, kanker, osteoporosis, atau asam urat tinggi,” kata Diffa, dalam keterangan tertulis, Rabu (24/4/2024).

Makanan yang bergizi seimbang setidaknya mengandung tiga fungsi utama yaitu sebagai sumber tenaga karbohidrat dan lemak, di antaranya nasi, ketela, atau singkong. Lalu sebagai sumber pengatur vitamin dan mineral pada sayur dan buah serta sebagai sumber pembangun protein yang terdapat pada lauk pauk. Hal ini berfungsi untuk pertumbuhan dan pengganti sel yang rusak.

Dalam kegiatan ini, para mahasiswa melatih warga untuk membuat mi kentang. Menurut Alfina Laely Sa'diyah, bahan mi kentang terbagi dua yaitu untuk minya sendiri serta kuahnya. “Bahan mi kentang terdiri dari tepung pati kentang 250 gram, telur tiga butir dan garam sejumput,” ujarnya.

BACA JUGA: Es Krim Magnum Ditarik karena Mengandung Plastik dan Logam, Ini Kata BPOM

Untuk kuah kaldunya perlu 700-1000 ml air, 1/2 kg paha ayam, dua siung bawang putih cincang, dua siung bawang putih geprek, lima siung bawang merah, satu ruas jahe, daun bawang, daun seledri, garam, gula dan penyedap.

Mahasiswa prodi Pendidikan Sosiologi Fishipol UNY tersebut juga mengingatkan perlunya topping mi kentang, yaitu berupa suwiran paha ayam yang telah direbus untuk kaldu ditambah bayam dan bawang goreng.

Tyas Pramesthi Andhini menegaskan pembuatan mi kentang dapat menggantikan tepung terigu sebagai makanan alternatif. Kentang merupakan sumber antioksidan yang baik, di mana antioksidan dapat membantu mengurangi penyakit seperti diabetes, kanker, dan juga penyakit jantung.

“Bahkan karena kentang bebas gluten maka dapat dikonsumsi oleh orang yang sensitive terhadap gluten serta penderita autis,” kata dia.

Adapun cara pembuatan mi kentang yakni campurkan semua bahan mi ke wadah dan aduk hingga meninggalkan jejak selama tiga detik, tidak terlalu cair atau kental. Masukkan ke piping bag, lubangi ujung piping bag sesuai selera.

Panaskan air, beri sedikit minyak dan jika sudah mendidih, tuangkan adonan dalam piping bag secara perlahan dengan gerakan memutar. Angkat mi jika dirasa sudah matang.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online