MK Larang Dana Pendidikan Biayai MBG Mulai 2028, Ini Dampaknya
MK memutuskan anggaran Program Makan Bergizi Gratis tidak boleh lagi menggunakan dana pendidikan setelah masa transisi. Pemerintah diminta menyiapkan pos anggar
Ilustrasi Pilkada -Antara
Harianjogja.com, BANTUL—DPC PDIP Bantul resmi menutup pendaftaran bakal calon (bacalon) bupati dan wakil bupati pada Pilkada Bantul 2024, Kamis (25/4/2024) sore pukul 17.00 WIB.
Hingga detik terakhir pendaftaran, hanya ada empat kandidat bacalon yang mengambil formulir pendaftaran. Keempat kandidat bacalon tersebut adalah Joko Purnomo, Aryunadi, Abdul Halim Muslih dan Bejo WTP.
Sekretaris tim penjaringan bacalon bupati dan wakil bupati Bantul, DPC PDIP Bantul, Rajut Sukasworo mengatakan, Aryunadi dan Joko Purnomo adalah bacalon hasil penjaringan internal dan telah diberikan formulir pendaftaran usai rapat internal DPC PDIP Bantul.
Sedangkan untuk Abdul Halim Muslih pengambilan formulir telah dilakukan Selasa (23/4/2024).
"Terakhir ya, pak Bejo [Bejo WTP] yang mendaftar kemarin. Jadi sampai detik pembukaan pendaftaran kemarin, ya hanya ada empat orang. Dua yang mengambil formulir, dan dua lainnya, kami berikan formulir, karena kan Pak Joko dan Aryunadi hasil penjaringan internal," papar Rajut, Jumat (26/4/2024).
Menurut Rajut, sampai saat ini pihaknya masih menunggu bacalon yang telah mengambil formulir untuk mengembalikan formulir dan berkas sampai 27 April 2024. Nantinya pada 27 April 2024, baru akan diketahui siapa saja yang resmi mendaftar.
"Untuk sampai Jumat (26/4/2024) siang ini, belum ada yang mengembalikan formulir. Kami tunggulah mereka mengembalikan formulir sampai Sabtu (27/4/2024) sore," lanjut Rajut.
Ketua tim penjaringan bacalon bupati dan wakil bupati Bantul, DPC PDIP Bantul, Heru Nugroho mengungkapkan minimnya kandidat bacalon yang mengambil formulir pendaftaran diduga karena bacalon yang nantinya akan diusung oleh PDIP harus memiliki elektabilitas yang tinggi.
"Untuk itu, mereka enggan mengambil formulir pendaftaran di tempat kami," ujarnya.
Terkait dengan rencana pengembalian formulir yang akan dilakukan oleh Joko Purnomo dan Abdul Halim Muslih, Rajut menambahkan, dari komunikasi dengan kedua bacalon tersebut, keduanya rencananya akan mengembalikan formulir bersamaan pada Sabtu (27/4/2024).
"Soal jamnya kami belum mendapatkan kepastian. Yang jelas dari komunikasi terakhir, sudah konfirm pak Halim dan Pak Joko akan mengembalikan tanggal 27," jelas Rajut.
Lebih lanjut Rajut mengungkapkan, nantinya nama-nama bacalon yang telah mengembalikan formulir akan langsung dikirimkan ke DPP PDIP. Soal pengerucutan nama yang dipilih dan restu pasangan yang diusung, Rajut mengungkapkan menjadi kewenangan dari DPP PDIP.
"Nanti kan DPP juga akan melakukan survey elektabilitas. Biasanya pakai lembaga survey Pandawa dari DPP PDIP. Dan, biaya survey semua ditanggung DPP PDIP," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
MK memutuskan anggaran Program Makan Bergizi Gratis tidak boleh lagi menggunakan dana pendidikan setelah masa transisi. Pemerintah diminta menyiapkan pos anggar
KPK memperketat sistem keamanan data dan akses dokumen perkara usai dugaan kebocoran informasi oleh pegawai internal.
Program MBG dan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih diintegrasikan untuk memperkuat ketahanan pangan dan menggerakkan ekonomi desa.
PMI Sleman mengelola 800 kilogram limbah medis padat setiap bulan. Limbah cair diolah mandiri, sementara DLH rutin melakukan monitoring.
Bareskrim Polri memburu jaringan narkotika internasional yang melibatkan oknum pilot maskapai Malaysia dalam penyelundupan 25 kilogram ekstasi.
Pemasangan pagar tinggi di sejumlah mal dipastikan bukan karena ancaman kerusuhan. APPBI dan Hasan Nasbi meminta publik mengutamakan fakta.