Sosiolog UGM Soroti Kasus Bom Rakitan Sekolah, Jadi Alarm Pendidikan
Sosiolog UGM menilai dugaan siswa membawa bom rakitan ke sekolah menjadi alarm bagi sistem pendidikan dan pentingnya budaya dialog dengan anak.
Harda Kiswaya./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN—Di hari pertama pembukaan penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati lewat PDI Perjuangan Sleman, satu pendaftar telah mengambil dan menyerahkan formulir penjaringan. Satu nama tersebut adalah mantan Sekda Sleman, Harda Kiswaya yang langsung mendaftar di hari pertama dibukanya penjaringan oleh PDIP Sleman.
"Dibuka tadi pagi, baru satu [pendaftar] sampai saat ini. Pak Harda," tegas Ketua DPC PDIP Sleman, Koeswanto pada Senin (29/4/2024) petang.
Menurut Koeswanto, Harda tak hanya mengambil formulir pendaftaran di hari pertama penjaringan dibuka, namun juga langsung mengumpulkannya di hari yang sama. Harda bahkan disebut mengisi formulir penjaringan langsung di tempat yakni di Kantor DPC PDIP Sleman. "Ya tadi dari pagi mruput kayaknya, terus blanko pendaftaran diisi," ujar dia.
Dalam kesempatan ini Koeswanto juga membocorkan posisi yang didaftar Harda dalam penjaringan. Posisi tersebut ialah bakal calon bupati atau kursi satu Kabupaten Sleman. "Dia mengambil satu [bakal calon bupati] di formulir pendaftaran," tegasnya.
Penjaringan bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati Sleman lewat PDIP Sleman dihuka mulai 29 April hingga 31 Mei mendatang. Dalam rentang waktu yang masih lama, Koeswanto mengatakan bila PDIP membuka diri kepada tokoh-tokoh masyarakat maupun tokoh muda bila berminat maju Pilkada lewat partai berlogo banteng tersebut. "Tidak bayar, gratis," tegasnya.
"Harapannya banyak yang terjaring jadi kita untuk menyeleksi itu lebih leluasa untuk mencari yang istimewa dari yang istimewa."
BACA JUGA: Usung Harda Kiswaya di Pilkada 2024, Golkar Sleman Jalin Komunikasi dengan Parpol Lain
Nama Harda memang sejak lama disebut-sebut bakal merapat dalam gerbong PDIP Sleman pada Pilkada Sleman tahun ini. Sebelum penjaringan dibuka, Harda juga sudah berkirim surat resmi ke PDIP Sleman.
"Secara resmi dia juga sudah mengirim surat resmi. Bilangnya memohon untuk maju lewat PDI, mengirim surat secara resmi sudah kami terima. Tembusannya sudah sampai DPD," kata Koeswanto beberapa waktu lalu.
Sebelumnya, Harda juga telah mengikuti penjaringan yang dibuka oleh Partai Golkar pekan lalu. Dengan ini, Harda menjadi satu-satunya nama yang telah mendaftarkan diri di dua penjaringan yang dibuka oleh dua partai yang berbeda di Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sosiolog UGM menilai dugaan siswa membawa bom rakitan ke sekolah menjadi alarm bagi sistem pendidikan dan pentingnya budaya dialog dengan anak.
Data pariwisata DIY dinilai belum utuh. Sensus Ekonomi 2026 diharapkan memperbaiki kualitas data untuk menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Kodim 0706/Temanggung menyalurkan 5.000 liter air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Temanggung saat debit sumber air mulai menurun.
Indonesia All Stars siap menghadapi Aston Villa di SUGBK pada 1 Agustus 2026. Brandon Scheunemann masuk skuad bersama Ezra Walian, Zé Valente, dan Hokky Caraka.
RUU Perampasan Aset disebut ditolak DPR ramai di media sosial. Pengamat menegaskan pembahasan masih berjalan dan mengingatkan publik agar tidak terjebak hoaks.
Chery Q dijual mulai Rp239,9 juta di GIIAS 2026. Harga promo diperpanjang hingga 9 Agustus dengan pesanan awal melampaui 6.000 unit.