63 Ribu Anak Gunungkidul Berpeluang Masuk Sekolah Rakyat
Sebanyak 63 ribu anak di Gunungkidul masuk kriteria calon siswa Sekolah Rakyat 2026 untuk keluarga miskin dan anak putus sekolah.
Harda Kiswoyo/Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN—DPC PDI Perjuangan secara resmi telah membuka pejaringan bakal calon kepala daerah hingga 31 Mei 2024. Hingga Rabu (1/5/2024) sudah ada dua orang yang mengambil formulir pendaftaran.
Dua orang ini adalah mantan Sekda Sleman, Harda Kiswaya dan Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa. Ketua DPC PDI Perjuangan Sleman, Koeswanto mengatakan, sesuai dengan instruksi dari DPP, penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati berlangsung 29 April hingga 31 Mei 2024. Selama rentang waktu ini dipersilhakan kader maupun calon non partai yang berminat untuk mengambil formulir dan mendaftar didalam penjaringan.
“Yang berminat akan kami tunggu hingga penjaringan ditutup pada akhir Mei nanti,” kata Koeswanto, Rabu.
Menurut dia, hingga Rabu siang baru dua orang yang mengambil formulir. Pada Senin (29/4/2024) sore, perwakilan dari Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa sudah mengambil formulir pendaftaran.
Meski demikian, hingga sekarang belum ada tanda-tanda akan mengembalikan formulir tesebut. “Satu lagi yang mengambil adalah mantan Sekda Sleman Harda Kiswaya. Malahan ia, sudah mengembalikan formulir pendaftaran sejak Senin siang,” katanya.
Sebagaimana diketahui bersama, sebelum mendaftar secara resmi didalam penjaringan di PDI Perjuangan, Harda telah terlebih dahulu mengikuti proses penjaringan di DPD Golkar Sleman.
BACA JUGA: PDIP Sleman Buka Penjaringan Calon untuk Pilkada 2024, Ini Kriterianya
Ketua DPD Golkar Sleman, Janu Ismadi mengatakan, pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati di partainya sudah ditutup. Selama pendaftaran berlangsung ada empat nama yang mendaftar.
Keempat orang ini adalah mantan Sekda Sleman, Harda Kiswaya mendaftar sebagai calon bupati. Selanjutnya ada Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji, kader Golkar sekaligus Anggota DPRD DIY, Nurcholis Suharman dan Dosen di salah satu universitas di Magelang, Chaidir Iswanaji.
“Ketiga nama terakhir mendaftar sebagai calon wakil bupati,” katanya.
Menurut Janu, keempat nama yang telah mengikuti proses penjaringan sudah diserahkan ke DPP. Adapun untuk keputusan siapa yang akan diusung di Pilkada Sleman masih menunggu keputusan dari DPP.
“DPP yang menentukan. Tapi, sebelum ditentukan akan ada survei melibatkan empat orang ini,” kata dia. (David Kurniawan)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 ribu anak di Gunungkidul masuk kriteria calon siswa Sekolah Rakyat 2026 untuk keluarga miskin dan anak putus sekolah.
Isu pocong berkeliaran di Kulonprogo viral di media sosial. Polisi memastikan kabar tersebut hoaks dan meminta warga tidak panik.
Bareskrim Polri menyelidiki blackout massal di Sumatera setelah putusnya jaringan SUTET di Jambi memicu gangguan listrik luas.
Studi global ungkap gangguan mental kini menjadi penyebab utama kecacatan dunia dengan hampir 1,2 miliar penderita.
Timnas Iran resmi pindahkan markas latihan Piala Dunia 2026 dari Arizona ke Tijuana, Meksiko. Mehdi Taj sebut langkah ini imbas ketegangan geopolitik.
Daftar mobil mesin di bawah 1.400 cc yang irit BBM dan pajak ringan cocok untuk keluarga muda dan pemakaian harian.