PDI Perjuangan DIY Peringati 30 Tahun Kudatuli Lewat Panggung Rakyat
PDI Perjuangan DIY memperingati 30 tahun Kudatuli melalui Panggung Rakyat, doa lintas iman, dialog sejarah, dan pembagian 500 paket sembako.
Tenaga Ahli Kementerian Pertanian sekaligus Guru Besar Fakultas Peternakan UGM, Ali Agus saat memberikan sambutan dalam peresmian ICFA di Joglo Farmhouse, Jumat (3/5/2024)./Harian Jogja-David Kurniawan
SLEMAN—Budi daya ayam petelur bebas kandang diklaim dapat menghasilkan telur yang lebih berkualitas. Hal ini disampaikan oleh Tenaga Ahli Kementerian Pertanian sekaligus Guru Besar Fakultas Peternakan UGM, Ali Agus saat memberikan sambutan dalam peresmian Indonesian Cage-Free Association (ICFA) di Joglo Farmhouse di Padukuhan Kalijeruk, Widodomartani, Ngemplak, Jumat (3/5/2024).
“Budi daya ayam bebas kandang merupakan salah satu bagian untuk memberikan kesejahteraan kepada hewan karena hasilnya banyak kita manfaatkan. Dengan metode ini, ayam bisa lebih Bahagia dan lebih sehat sehingga telur yang dihasilkan lebih berkualitas,” kata Ali.
Penelitian tentang budi daya ayam bebas kandang masih terus dilakukan. Tetapi, dia mengklaim telur memiliki banyak manfaat seperti untuk pencegahan stunting karena kandungan gizi yang lebih tinggi.
Di sisi lain, ada indikasi telur-telur yang dihasilkan juga dapat meningkatkan imunitas tubuh sehingga dapat membantu dalam upaya pengobatan bagi penderita HIV. “Ini masih perlu diteliti lebih mendalam, tetapi indikasi membantu peningkatan imunitas itu ada. Yang jelas dengan penerapan budidaya bebas kandang dan aspek pakan yang baik, maka hasilnya juga akan semakin berkualitas,” katanya.
Meski ada banyak keunggulan, Ali juga mengakui masih ada yang harus diperbaiki dengan penerapan peternakan bebas kandang. Salah satunya menyangkut dengan produksi yang msaih kalah dengan budidaya konvensional. “Makanya perlu dikembangkan dan diteliti lebih jauh lagi. Namun yang terpenting keberadaannya bisa saling melengkapi dengan hasil produksi secara konvensional,” katanya.
BACA JUGA: Peternak Ayam Petelur Keluhkan Pakan Jagung, Berharap Pemerintah Jamin Ketersediaan Stok
Ketua ICFA, Kristina Yolanda mengaku senang dengan peresmian asosiasi yang dipimpinnya. Menurut dia, peresmian sebagai tonggak agar untuk lebih mengenalkan tentang praktik budidaya yang ramah lingkungan serta memperhatikan Kesehatan dan kesejahteraan hewan. “Asosisasi dibentuk dengan tujuan agar menjadi kiblat pengembangan sistem peternakan bebas sangkar yang kredibel dan terpercaya di kancah nasional dan internasional,” katanya.
Menurut dia, produksi dari ternak bebas kandang memiliki segmentasi khusus dan memiliki harga yang lebih mahal. Oleh karena itu, secara pasar tidak akan menganggu pengembangan budidaya lainnya. “Kami juga ingin berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran Masyarakat mengenai produk yang mendukung praktik kesejahteraan hewan dan berkelanjutan,” katanya.
GKR Bendoro dalam sambutannya mengapresiasi keberadaan budidaya ternak bebas kandang yang diinisiasi oleh ICFA. Pasalnya, program ini juga bagian untuk memperkuat ketahanan pangan di wilayah DIY.
Diharapkan budi daya juga bisa mendukung upaya menjehatkerakan kehidupan para peternak yang menggeluti bidang ini. “Sebagai praktisi pariwisata, saya juga ingin keberadaan budi daya telur bebas kandang mendukung potensi pariwisata di DIY,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PDI Perjuangan DIY memperingati 30 tahun Kudatuli melalui Panggung Rakyat, doa lintas iman, dialog sejarah, dan pembagian 500 paket sembako.
Pelajari cara membuat gambar dan mengedit foto dengan Gemini AI menggunakan prompt yang tepat agar hasil visual lebih akurat dan menarik.
Coba 4 gerakan olahraga ringan setelah bangun tidur selama 5–10 menit untuk membantu tubuh lebih bugar, lentur, dan siap beraktivitas.
Jadwal KRL Solo Jogja terbaru hari ini Rabu 29 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.
AS melarang impor robot humanoid dan inverter baru asal Tiongkok demi melindungi keamanan nasional serta infrastruktur AI domestik.
Jadwal salat Jogja Rabu 29 Juli 2026 untuk Kota Jogja, Sleman, Bantul, Kulonprogo, dan Gunungkidul berdasarkan Kemenag.