Lereng Merapi Bersiap Panen Lebih Besar Saat Kebun Kopi Meluas
Pemkab Sleman menargetkan penambahan 110 ha kawasan budidaya Kopi Merapi pada 2026 sebagai bagian dari pengembangan industri kopi dari hulu hingga hiliri.
Transmigrasi - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Puluhan warga Gunungkidul berminat untuk ikut transmigrasi. Dinas Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Tenaga Kerja (DPKUKMTK) Kabupaten Gunungkidul mencatat ada 36 calon trasmigran dari Gunungkidul yang telah mendaftar program transmigrasi.
Kepala Bidang Tenaga Kerja DPKUKMTK Gunungkidu, Yohanes Nanang Putranto mengatakan 36 calon transmigran tersebut masih menjalani proses seleksi. Tahap selanjutnya akan ada pemilihan lagi untuk calon transmigran sesuai kriteria tertentu.
“Karena sesuai seleksi minat penempatan ada lima KK [kepala keluarga] dan nanti akan diseleksi sosial ekonominya, baru nanti akan terpilih dua KK,” kata Nanang dihubungi, Senin (6/5/2024).
Tujuan transmigrasi tahun 2024 untuk Kabupaten Gunungkidul yaitu Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Setelah resmi menjadi transmigrant, mereka akan mendapat hak seperti memperoleh satu unit rumah, lahan seluas 1-2 hektare (ha), dan jaminan hidup selama 12 bulan untuk lahan kering dan 18 bulan untuk lahan basah.
Adapun dua dari delapan syarat seseorang dapat mendaftar sebagai transmigran adalah minimal berusia 18 tahun hingga maksimal 49 tahun dan berkeluarga.
Transmigran juga akan mendapat bantuan modal dari APBD yang besaran nominalnya disesuaikan dengan kemampuang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Gunungkidul.
BACA JUGA: Diduga Melecehkan Mahasiwa saat Bimbingan Skripsi, Begini Pengakuan Dosen UPN
Tahun lalu, DPKUKMTK telah memberangkatkan lima KK dengan tujuan dua KK berangkat ke Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara dan tiga keluarga berangkat ke Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat.
Menurut Kepala DPKUKMTK Gunungkidul, Supartono, lima KK tersebut berasal dari Kalurahan Krambilsawit, Kapanewon Saptosari, serta Bleberan dan Banaran, Playen. Selain itu, ada juga keluarga dari Kalurahan Nglegi, Patuk. Total orang transmigrant yang diberangkatkan ada 16 orang. Setiap KK mendapatkan bantuan modal usaha sebesar Rp10 juta.
Seleksi sosial ekonomi calon transmigran akan dilakukan dengan Pemkab Gunungkidul mendatangi tiap rumah dan melakukan pencatatan kepemilikan harta. Pemkab juga akan mengobservasi kesiapan mental dan keahlian calon transmigran.
Tidak hanya itu, Pemkab akan memastikan bahwa calon transmigran tidak memliki hutang di lembaga keuangan. Apabila ada, calon transmigran perlu melunasi hutang tersebut sebagai persyaratan yang harus dipenuhi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman menargetkan penambahan 110 ha kawasan budidaya Kopi Merapi pada 2026 sebagai bagian dari pengembangan industri kopi dari hulu hingga hiliri.
Dinkes Kota Jogja menargetkan 3.146 anak menerima vaksin HPV pada BIAS 2026. Tahun ini, imunisasi juga menyasar anak laki-laki kelas 5 SD.
DPUPRKP Gunungkidul mencopot bando Selamat Datang Wonosari di Logandeng, Playen karena dinilai membahayakan setelah berusia lebih dari 10 tahun.
Pemprov DIY menetapkan empat kalurahan sebagai percontohan revitalisasi Lumbung Mataraman untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 31 Juli 2026 tersedia 12 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Palur hingga Yogyakarta.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 31 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Yogyakarta hingga Palur.