Tol Jogja-Solo Trihanggo-Junction Sleman Hampir 90%, Pengaspalan Segera Dimulai
Progres konstruksi Tol Jogja-Solo segmen Trihanggo-Junction Sleman mendekati 90%. Rigid pavement rampung dan pengaspalan mulai dikerjakan.
Uji emisi yang dilakukan DLH Sleman di utara Lapangan Denggung pada Selasa (7/5/2024)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Guna menekan polusi udara, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman menggelar uji emisi kendaraan bermotor di utara Lapangan Denggung. Agenda yang juga masuk dalam peringatan Hari jadi Kabupaten Sleman ke-108 ini diharapkan dapat mendeteksi kendaraan-kendaraan yang belum memenuhi baku mutu.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sleman, Epiphana Kristiyani mengungkapkan sebelumnya agenda uji emisi rutin diadakan oleh DLH Sleman. Hanya saja pelaksanaannya terhenti saat Covid-19. Nammn berdasarkan perhitungan terakhir, 56 persen kendaraan yang diuji kala itu telah memenuhi baku mutu.
Meski telah melebihi angka 50%, Epi menilai seharusnya capaian baku mutu bisa diperoleh pada semua kendaraan. "Harusnya kan semua. Kalau memang sesuai aturan ya harusnya semua," kata Epi di Lapangan Denggung Selasa (7/5/2024).
Hasil uji emisi yang dikantongi DLH juga bakal menjadi bahan evaluasi dalam menentukan kebijakan. Salah satunya apakah DLH perlu kembali menanam tanaman di sepanjang jalan. "Agar lingkungan kita terutama yang ada di jalan ini bisa terlindungi. Dengan adanya pohon itu jika menyerap polusi," ujar dia.
BACA JUGA: Ramai Soal Kualitas Udara Jogja, Kadar Polusi Sorowajan Paling Tinggi
Sasaran uji emisi kali ini adalah mobil-mobil pelat merah dan umum. Mobil plat merah atau kendaraan dinas menjadi sasaran karena bisa diintervensi DLH. "Mesinnya harus sesuai baku mutu, kami bisa segera bisa melakukan intervensi. Tapi yang umum juga kita lakukan karena kita ingin melihat situasi di jalan itu yang nyatanya kaya apa," kata dia.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa yang langsung meninjau kegiatan uji emisi ini mengatakan agenda ini digelar untuk ikut mengontrol polusi udara di Sleman. Termasuk untuk melihat perawatan kendaraan sudah dijalankan secara kontinu atau tidak. "Ini juga bagian dari upaya kita bersama untuk bisa mengurangi polusi udara dalam rangka menciptakan kebersihan dan kesejukan lingkungan yang ada di Sleman," ujar dia.
Ke depannya, Danang berharap uji emisi semacam ini bisa dilakukan beberapa bulan sekali. Tujuannya sama, untuk menekan polusi udara dan melihat sejauh mana perawatan kendaraan dinas telah dilakukan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Progres konstruksi Tol Jogja-Solo segmen Trihanggo-Junction Sleman mendekati 90%. Rigid pavement rampung dan pengaspalan mulai dikerjakan.
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui inisiatif keberlanjutan GoZero% kembali menghadirkan aksi lingkungan bersama masyarakat melalui GoZero%
Timnas voli putra Indonesia hadapi Iran di laga penentu Pool B Asian Games 2026, Selasa 29 September pukul 14.00 WIB. Cek jadwal dan peluangnya.
KNKT mengungkap 6 faktor penyebab tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan Commuter Line di Bekasi Timur. Dari sinyal hingga pengereman, ini temuan lengkapnya.
Astra Motor Yogyakarta menggelar Bootcamp Road to Cari Aman Academy untuk mengasah kompetensi siswa sebagai pelopor keselamatan berkendara.
MotoGP Adelaide 2027 terancam batal setelah gugatan lingkungan menghentikan pembangunan sirkuit. 400 pohon berpotensi ditebang, debut pun tidak aman.