Kasus Mafia Tanah di Sleman, Sertifikat Milik Lansia Beralih Nama
Kasus dugaan mafia tanah di Sleman masuk penyelidikan Polda DIY setelah dua sertifikat milik lansia diduga beralih nama dan menjadi agunan bank.
Ilustrasi outing class./Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman punya aturan ketat untuk sekolah yang ingin melakukan kegiatan sekolah seperti study tour atau outing class.
Setiap sekolah yang hendak mengadakan study tour atau outing class harus mengajukan izin ke Disdik Sleman. Selanjutnya kendaraan yang bakal dipakai sekolah bakal dicek kelayakannya oleh Dishub Sleman.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Ery Widaryana menjelaskan Disdik Sleman telah menerapkan aturan bagi sekolah yang hendak melakukan study tour atau outing class. Bagi sekolah yang hendak mengadakan study tour atau outing class harus mengajukan izin ke Disdik Sleman. "Izin itu nanti kami tembuskan ke Dinas Perhubungan, sehingga nanti armadanya itu harus dicek oleh Dinas Perhubungan. Harus ada kelayakan dari Dinas Perhubungan," kata Ery, Senin (13/5/2024).
Jadi tidak bisa sekolah sembarangan asal mengadakan study tour atau outing class tanpa mengajukan izin dan tanpa pengecekan armada yang akan dipakai. Tanpa mengantongi izin Disdik, agenda study tour atau outing class juga tidak akam diperbolehkan berangkat. "Kalau langsung berangkat tanpa izin dari kami tidak boleh berangkat. Jadi memang mereka itu kalau melaksanakan outing class tetap harus mengajukan izin ke kami," ujarnya.
Bila nekat mengadakan study tour atau outing class tanpa izin, maka Disdik Sleman tidak akan mengeluarkan izin bagi sekolah yang bersangkutan di tahun mendatang. "Kami sudah mengharuskan semua izin, kalau tidak izin nanti tahun berikutnya tidak kita berikan izin untuk melaksanakan outing class itu," tegasnya.
"Kami sampaikan, armada yang digunakan harus mendapatkan hasil pengecekan oleh Dinas Perhubungan," lanjutnya.
BACA JUGA: Kecelakaan Bus di Subang, Korban Meninggal Dunia Jadi 11 Orang
Pengujian ini berlaku untuk sekolah yang mengadakan study tour atau outing class dengan kendaraan roda empat atau lebih. Sementara kegiatan study tour atau outing class yang menggunakan transportasi kereta api atau pesawat tidak akan dilakukan pengecekan karena di luar kewenangan Dishub Sleman.
Hingga Mei tahun ini, sudah banyak izin study tour atau outing class yang dikeluarkan oleh Disdik Sleman. Beberapa bahkan sudah berangkat dan kembali ke Sleman.
Sementara izin yang masih dalam proses pun masih banyak lagi. "Sudah banyak [diterbitkan izin] yang sudah berangkat bahkan sudah pulang juga cukup banyak. Ini yang proses yang dekat-dekat, SD-SD itu ada yang masih kami proses," ungkapnya.
"Sudah kami sosialisasikan kalau kegiatan atau outing class bahkan kemah pun itu harus izin."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus dugaan mafia tanah di Sleman masuk penyelidikan Polda DIY setelah dua sertifikat milik lansia diduga beralih nama dan menjadi agunan bank.
KAI Commuter Indonesia (KCI) Wilayah 6 dianugerahi penghargaan bergengsi dalam ajang Jogja Brand and Business (JBBA) 2026, Rabu (15/7)
Memori HP penuh? Coba cara mengosongkan penyimpanan di Android dan iPhone agar perangkat kembali lega tanpa harus membeli ponsel baru.
Leandro Paredes mendapat kartu merah usai terlibat keributan dengan pemain Spanyol setelah final Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife.
Penjual bakso berinisial H ditangkap di Godean setelah diduga membawa kabur motor, gerobak bakso, dan uang hasil penjualan milik juragannya.
Cara mengenali motor bekas eks ojek online sebelum membeli, mulai dari odometer, kondisi mesin hingga kelengkapan dokumen kendaraan.