Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Ilustrasi Pilkada - Antara
Harianjogja.com, JOGJA–Sejumlah partai politik terus mempersiapkan pencalonan untuk Pilkada Kota Jogja.
Saat ini, PKB telah menjaring sebanyak delapan tokoh baik kader internal maupun eksternal, sedangkan Gerindra masih terus membuka komunikasi dengan tokoh dan partai.
Ketua DPC PKB Kota Jogja, Solehul Hadi, menjelaskan saat ini sudah ada delapan tokoh yang mendaftar di PKB. “Dari hasil pendaftaran ada delapan nama yang mendaftar bakal calon walikota maupun wakil wali kota,” ujarnya, Sabtu (18/5/2024).
Kedelapan tokoh tersebut salah satunya adalah Hanum Salsabiela, anak Amien Rais yang menjabat anggota DPRD DIY 20219-2023 dan juga pengusaha. Kemudian dari kader internal ada Muhammad Yazid Afandi, yang merupakan Ketua PCNU Kota Jogja.
Selanjutnya ada Heroe Poerwadi, mantan Wakil Walikota Jogja; Rico Survival Yubaidi, akademisi dan praktisi hukum; Haryawan Emir Nuswantoro, pengusaha; Amin Purnama, mantan anggota DPRD Sleman; Ariyanto, praktisi pariwisata; Mariana Ulfah, presenter TV.
“Sampai hari ini kami masih tahap komunikasi dengan internal PKB Kota Jogja terkait dengan pengerucutan siapa yang pada akhirnya diberi rekomendasi. Sembari kami lakukan komunikasi politik dengan beberapa parpol, dengan harapan bisa membangun koalisi,” katanya.
Untuk relasi dengan partai lain, ia mengakui belum ada kesepakatan yang terkait koalisi. “Saat ini baru pada tahap komunikasi politik. Ini suasana masih sangat cair, suasana politik di Kota Jogja juga hangat,” paparnya.
Terpisah, Ketua DPC Gerindra Kota Jogja, Sinarbiyat Nujanat, menuturkan sampai saat ini Gerindra Jogja masih terus membuka komunikasi baik dengan bakal calon maupun partai. Gerindra tidak membuka pendaftaran melalui pengambilan formulir seperti beberapa partai lainnya, tetapi lebih mengintensifkan lomunikasi baik formal maupun informal.
“Komunikasi yang intensif saya kira jauh lebih mengena, jauh akan bisa mendalami sejauh mana para kandidat bakal calon punya maksud dan tujuan, sejauh mana kesiapannya, kemudian gambaran untuk menjadi calon pemimpin Kota Jogja seperti apa dan sebagainya,” ungkapnya.
Beberapa tokoh yabngtelah berkomunikasi diantaranya Afnan Hadikusumo, Heroe Poerwadi, Singgih Raharjo dan lainnya. “Kemudian beberapa partai Golkar, PAN, PKS, Nasdem, PPP, kita sudah komunikasi,” kata dia.
Hasil komunikasi ini akan dirangkum yang nantinya akan menjadi bahan untuk DPC Gerindra Kota Jogja ke proses selanjutnya yakni penyaringan di tingkat provinsi. “Saat ini masih sangat cair, belum ada yang mengerucut ke pasangan calon,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Jingdezhen dikenal sebagai kota asal porselen biru-putih Tiongkok. Simak sejarah, legenda, teknologi tungku, hingga qingbai.
Petani urban Pakualaman didorong mengembangkan budidaya anggrek sebagai peluang usaha melalui Bintek Budidaya Anggrek Lanjutan.
PSS Sleman membidik poin saat menghadapi Dewa United yang belum terkalahkan di liga pada Minggu (20/9/2026) di Banten.
Rangkuman ekonomi sepekan 14-19 September 2026, dari komitmen jaga APBN hingga temuan pelanggaran 25 merek beras fortifikasi.
Serangan Iran merusak sejumlah pangkalan AS di Timur Tengah. Biaya perang diperkirakan mencapai Rp676,8 triliun.