Kasus DBD Terbanyak di Gunungkidul Ada di Ponjong, Capai 64 Kasus
Kasus DBD Gunungkidul mencapai 216 hingga September 2026. Ponjong menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, yakni 64 kasus.
Bus pariwisata kecelakaan, terguling di ruas Jalan Imogiri-Mangunan, tikungan Wanagama Bawah Bukit Bego, Kelurahan Wukirsari, Kabupaten Bantul. - Antara/ist/Humas Polres Bantul\r\n
Harianjogja.com, SLEMAN—Kepala SMP Negeri 3 Depok, Sleman Darto angkat bicara berkaitan dengan salah satu bus yang membawa rombongan studi tour di sekolahnya kecelakaan di Bali pada Sabtu (18/5/2024) kemarin.
Dia menjelaskan, kecelakaan terjadi pada saat rombongan melaju dari Bedugul menuju ke Pelabuhan. Waktu itu rombongan hendak pulang ke Sleman. “Semua dalam keadaan sehat, meski ada peristiwa tiang listrik menimpa rombongan salah satu bus kami,” katanya saat dihubungi wartawan, Minggu (19/5/2024).
Menurut dia, peristiwa yang tidak diinginkan terjadi begitu saja. Saat bus melaju, tiba-tiba tiang patah hingga mengenai bagian belakang kendaraan rombongan study tour.
“Ada tiga bus yang kami gunakan dan yang kena bus di urutan kedua. Ini di luar kendali manusia karena saat kejadian kondisi cuaca juga tidak ada hujan atau angin,” ungkapnya.
Darto mengungkapkan, kasus kecelakaan ini sudah ditangani oleh Polsek Buleleng. Berdasarkan keterangan dari polisi, di sekitar lokasi sudah tiga kali terjadi peristiwa tiang listrik ambruk.
“Jadi informasinya peristiwa tersebut bukan yang pertama kali,” katanya.
Meski sempat ada kendala pada saat perjalanan pulang dari studi tour dari Bali, ia memastikan seluruh rombongan sudah pulang ke rumah masing-masing dengan selamat.
“Ada 11 lokasi yang dikunjungi rombongan studi tour SMPN 3 Depok. Sekarang rombongan sudah pulang ke rumah masing-masing,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, Kepala Dinas Pendidikan Sleman, Edy Widaryana membenarkan adanya keelakaan bus yang melibatkan rombongan studi tour siswa SMP Negeri 3 Depok saat perjalanan di Bedugul, Bali, Sabtu (18/5/2024). Meski demikian, ia memastikan tidak korban dalam peristiwa ini.
“Semua selamat dan tidak ada rombongan yang mengalami luka,” kata Edy.
BACA JUGA: PHRI DIY Khawatirkan Dampak Larangan Study Tour
Dia menjelaskan, kecelakaan terjadi diduga bermula dari tiga bus yang menjalani karya wisata yang ingin pulang dari Bedugul ke Sleman. Total ada tiga bus yang mengikuti kegiatan ini.
Nahasnya, pada saat perjalanan, ada salah satu mengalami kecelakaan. Bagian atap bus meyangkut kabel listrik yang menggantung hingga menyebabkan tiangnya ambruk.
“Hanya rusak bagian belakang dan kemungkinan sudah ada bus pengganti untuk meneruskan perjalanan ke Sleman. Untuk penumpang dalam kondisi selamat dan sehat,” ungkapnya.
Disinggung mengenai kegiatan studi tour, Edy mengakui hal tersebut bukan menjadi kewajiban. Meski demikian, ia tidak menampik bahwa kegiatan tersebut dapat menambah wawasan para siswa.
Hanya saja, ia menggarisbawahi pelaksanaan harus melaporkan ke Dinas Pendidikan Sleman. Selain itu, juga ada koordinasi dengan Dinas Perhubungan Sleman untuk memastikan armada yang digunakan aman pada saat dalam berjalan saat berangkat maupun kepulangan.
“Kegiatan ini adalah suka rela karena studi tour tidaklah wajib,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus DBD Gunungkidul mencapai 216 hingga September 2026. Ponjong menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, yakni 64 kasus.
Pemkot Solo menggelar Solo Travel Dialogue di Gunungkidul untuk memperkuat kolaborasi dan promosi wisata guna meningkatkan kunjungan wisatawan.
PISA 2025 menempatkan Singapura dengan skor membaca tertinggi 535. Indonesia naik 6 poin menjadi 365. Berikut daftar lengkapnya.
Arif Aiman disorot akun Malaysia setelah Indonesia ditahan 0-0. Winger JDT itu disebut lebih hebat dari pemain Timnas Indonesia.
Harga emas Pegadaian 29 September 2026 untuk Antam, Galeri24, dan UBS lengkap dengan harga jual serta buyback berbagai ukuran.
FIFA membahas kemungkinan dana tambahan untuk 211 asosiasi anggota. UEFA dan Concacaf mengusulkan minimal US$10 juta per anggota.