Vaksinasi Rabies Gratis di Sleman Sediakan 300 Kuota, Ini Syaratnya
Vaksinasi rabies gratis di Sleman menyediakan 300 kuota pada 30 September 2026. Cek syarat, lokasi, jadwal, dan cara pendaftaran.
Mobil tangki air milik BPBD Gunungkidul saat meyalurkan bantuan kepada warga di Dusun Kwarasan Kulon, Kedungkeris, Nglipar. foto diambil beberapa waktu lalu. /Ist- dok BPBD Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Musim kemarau menyebabkan dampak terhadap sumber air di tiga padukuhan di Kalurahan Girisuko, Panggang, Gunungkidul. Warga tiga padukuhan tersebut yaitu Temuireng I dan II, serta Gebang telah membeli air hingga total 1.200 tangki.
Carik Kalurahan Girisuko, Wahyu Setyoningsih mengatakan rata-rata per warga atau kepala keluarga (KK) dapat membeli dua tangka air dalam satu bulan. Setidaknya per KK dapat mendatangkan 10 tangki air hingga masuk musim hujan. Adapun kapasitas satu tangki mencapai 5.000 liter dengan harga Rp140.000 – Rp170.000.
Perbedaan harga tersebut menyesuaikan dengan topografi kewilayahan. Semakin jauh lokasi pembeli semakin mahal harga per tangki.
“Kalau satu keluarga dua tangki, sedangkan di tiga padukuhan ada 600 keluarga. Paling tidak ya sudah ada 1.200 tangki air yang dibeli,” kata Wahyu, Senin (20/5).
BACA JUGA: Hari Ini Harga Telur, Beras dan Cabai Cenderung Mahal
Wahyu mengaku Pemerintah Kalurahan akan mengajukan bantuan dropping air ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebagaimana musim kemarau tahun-tahun lalu.
Wahyu mengatakan sebenarnya ada satu mata air di Padukuhan Gebang, namun air tersebut hanya dapat dipakai untuk mandi dan mencuci di tempat. Selain itu, ada sumber mata air di padukuhan yang sama, namun tidak dapat dimanfaatkan karena letaknya yang jauh.
“Sumber mata air itu ada di wilayah kehutanan. Kalau memang akan dilakukan pengangkatan air bersih untuk didistribusikan ke masyarakat, biayanya sangat besar,” katanya.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan pemerintah kecamatan telah mengalokasikan dana untuk dropping air bersih. “Tapi kalau memang kekurangan dana, minta saja ke Pemerintah Kabupaten. Ada BTT [belanja tak terduga] yang kami siapkan,” kata Sunaryanta.
Kepala Pelaksana BPDB Gunungkidul, Purwono mengatakan pihaknya telah menyiapkan anggaran untuk 1.000 tangki air atau setara Rp400 juta sebagai bantuan dropping air bersih pada 2024. Air tersebut akan didistribusikan dengan lima armada yang tersedia. Meski begitu, BPBD hingga saat ini belum menerima permohonan dropping air.
Menurut dia, musim kemarau 2024 tidak akan sama seperti tahun 2023 yang panjang dan ekstrem. Sebab itu, tidak akan banyak wilayah yang mengalami kekeringan. “Dari tahun ke tahun, wilayah yang meminta dropping air itu merata di semua wilayah,” kata Purwono.
Apabila Pemerintah Kapanewon kekurangan anggaran, pemerintah dapat memohonkan dropping melalui permintaan warga. BPBD kemudian akan melakukan cek lapangan untuk mencatat daya tampung kolam penampung dan medan yang sulit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Vaksinasi rabies gratis di Sleman menyediakan 300 kuota pada 30 September 2026. Cek syarat, lokasi, jadwal, dan cara pendaftaran.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.