Jadwal DAMRI YIA ke Jogja Senin 18 Mei Mei, Tarif Rp80.000
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Pelepasan kader muda Muallimat Muhammadiyah Jogja 2023/2024. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Ketua Bidang Tabligh, Dakwah Komunitas, Kepesantrenan, dan Pembinaan Haji-Umrah PP Muhammadiyah Saad Ibrahim mendorong lulusan pesantren Muallimat Muhammadiyah Jogja ke depan melengkapi ilmu agama yang didapatkan dengan ilmu sains. Kader muda Muhammadiyah tersebut disarankan tidak hanya berkiblat dengan pendidikan berbasis timur tengah namun juga ke Asia Timur seperti Jepang dan China.
"Selain ilmu agama yang sudah didapatkan selama enam tahun harus terus menambah ilmu lain terutama sains, politik, antropologi dan lain-lain, untuk memadukan pengetahuan dan agama, itu sejak dahulu sudah diajarkan Kiai Ahmad Dahlan," katanya saat memberikan sambutan dalam pelepasan Peserta Didik Muallimat Muhammadiyah Jogja 2023/2024, Sabtu (18/5/2024).
Dosen UIN Malang ini menyarankan kepada SDM muda Muhammadiyah tersebut tidak hanya menempuh pendidikan tinggi berbasis timur tengah seperti di Al-Azhar yang dimensi keagamaannya kuat, namun juga disarankan ke Asia Timur seperti China dan Jepang yang kuat dengan sains.
"Harus menjadi perhatian, ada baiknya terutama Muallimin tetapi Muallimat juga bisa, ke depan mereka bisa ke berbagai kawasan seperti itu [Asia Timur]. Karena di RRC [China] termasuk Jepang dakwah Islam tidak seperti di Indonesia di sana pernah terputus sehingga tidak menjadi mayoritas. Sebagai duta Muhammadiyah harus bisa berkiprah di negara seperti itu" ujarnya.
Ketua PP Asiyiyah Salmah Orbayinah meyakini para SDM muda Muhammadiyah akan menentukan pilihan masing-masing. Mulai dari melanjutkan ke perguruan tinggi atau memilih untuk bekerja serta menciptakan lapangan kerja. Mengingat tercatat sudah ada puluhan lulusan yang diterima di perguruan tinggi negeri maupun swasta.
"Kami berharap mereka tetap mengikuti dinamika persyarikatan baik Aisyiyah maupun Muhammadiyah dan ikuti organisasi ortom. Perkuat iman, menjadi orang yang berkualitas dan menguasai ilmu pengetahuan dan mengamalkan dalam bentuk amal solehl," ucapnya.
Direktur Muallimat Muhammadiyah Jogja Unik Rasyidah menyatakan periode 2023/2024 meluluskan sebanyak 203 santriwati yang terdiri dari 14 program keagamaan, 79 program IPS dan 110 program IPA. Mereka telah melalui proses panjang dididik sebagai kader Muhammadiyah di pesantren dan banyak prestasi yang didapatkan baik di level nasional hingga internasional.
Ia mengingatkan para lulusan akan menghadapi era yang sangat maju, oleh karena itu literasi digital sangat penting agar dapat memanfaatkan teknologi dan berkembang dengan baik.
"Maka sudah menjadi kewajiban bersama untuk terus mendampingi mereka dalam proses menjadi dewasa. Kami kembali menyerahkan sebanyak 203 siswi ini ke orangtua, mereka sudah menjalani proses dan berharap pelajaran yang didapatkan bisa diamalkan di kehidupan sehari-hari," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Pemkab Kulon Progo berkomitmen selalu proaktif dalam penyelesaian terkait kepentingan masyarakat tersebut dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-kehatian
Alex Rins mengaku syok melihat kecelakaan horor Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026 hingga jantungnya seperti berhenti berdetak.
Jennifer Coppen dan Justin Hubner mengumumkan rencana pernikahan di Bali pada Juni 2026 dengan tiga konsep adat berbeda.
Ketimpangan antara jumlah advokat profesional dan masyarakat pencari keadilan di Indonesia masih menjadi isu sistem peradilan.
Kemkomdigi mengkaji aturan wajib nomor HP untuk registrasi akun media sosial guna memperkuat keamanan dan akuntabilitas ruang digital.