BNNP DIY Bongkar Modus Sabu dalam Speaker, Mahasiswa Dibekuk
BNNP DIY mengungkap modus sabu disembunyikan dalam speaker di Bantul. Seorang mahasiswa ditangkap bersama sabu dan tembakau sintetis
Pantai Parangtritis, Bantul, didatangi para wisatawan pada Jumat (1/4/2022)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL—Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Bantul baru tercapai sekitar 22 persen dari total target Rp49 miliar di pertengahan triwulan kedua 2024. Dinas Pariwisata (Dinpar) Bantul mengaku cukup kesulitan mengejar target PAD di tahun ini.
Berdasarkan catatan Dinpar Bantul capaian PAD sektor pariwisata dari Januari hingga 26 Mei 2024 telah mencapai Rp11.094.903.000 atau 22,6 persen dari target. Diketahui PAD sektor pariwisata Bantul tahun 2024 ditargetkan mencapai Rp49 miliar.
Plt Kepala Dinpar Bantul, Kwintarto Heru Prabowo mengaku cukup kesulitan mengejar target PAD tahun 2024. Ada sejumlah hal yang cukup menyulitkan dalam mencapai target PAD tersebut. Di antaranya karena kenaikan retribusi wisata baru dilakukan pada Mei 2024.
“Kami agak kesulitan mencapai target tersebut, karena perubahan tarif [retribusi destinasi wisata] terjadi bulan kelima [Mei 2024],” kata Plt Kepala Dinpar Bantul, Kwintarto Heru Prabowo, Senin (27/5/2024).
Pada Mei 2024 ada perubahan retribusi ke beberapa destinasi wisata, antara lain di Kawasan Pantai Parangtritis dan Pantai Depok, Kawasan Pantai Baros, Pantai Samas, Pantai Pandansari, Pantai Goa Cemara,Pantai Patehan, Pantai Cangkring, Pantai Kwaru, Pantai Baru, dan Pantai Pandansimo menjadi Rp14.500 ditambah asuransi Rp500 per orang. Kemudian untuk wisata di Kawasan Goa Selarong dan Goa Cerme menjadi Rp9.500 ditambah asuransi Rp500 per orang.
Selain itu Kwintarto menilai ada beberapa daerah yang melarang study tour ke luar daerah akan semakin mempersulit capaian target PAD tersebut. Segmen pelajar yang berwisata ke Bantul pada akhir tahun ajaran cukup tinggi sekitar 60-70 persen.
“Kami analisis kalau betul larangan tersebut [study tour ke luar daerah] diberlakukan dan ditaati, maka kemungkinan akan menurunkan wisatawan yang berkunjung ke Bantul,” katanya.
BACA JUGA : Dispar DIY Khawatir Larangan Study Tour Berdampak pada Kunjungan Wisatawan
Hingga saat ini beberapa sekolah dari luar DIY masih mengunjungi beberapa destinasi wisata di Bantul. Destinasi wisata favorit yang dikunjungi wisatawan segmen pelajar masih di Pantai Parangtritis.
Ia berharap kebijakan pelarangan study tour ke luar daerah dapat ditinjau kembali. Dalam beberapa kasus kecelakaan selama study tour yang terjadi disebabkan karena armada yang digunakan tidak memenuhi standar. "Kelayakan armada yang perlu diperhatikan penyelenggara," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BNNP DIY mengungkap modus sabu disembunyikan dalam speaker di Bantul. Seorang mahasiswa ditangkap bersama sabu dan tembakau sintetis
Simak 5 kebiasaan kecil yang diam-diam bikin uang cepat habis, mulai dari pesan makanan online hingga cicilan digital.
Fajar/Fikri menang 40 menit atas Denmark dan melaju ke perempat final Singapore Open 2026 usai tampil tenang dan dominan.
2026 disebut era AI fisik saat teknologi mulai masuk dunia nyata melalui baterai, robot, kendaraan otonom, dan keamanan digital.
Kunjungan wisata Kulonprogo naik saat libur Iduladha 2026, namun Dispar menyebut belum signifikan dan masih menunggu data resmi.
Ranking Liga Indonesia naik lima peringkat ke posisi 20 Asia versi AFC berkat kontribusi Persib Bandung dan Dewa United di kompetisi Asia.