Harga Rumah Melambung, Bantul Andalkan Rumah Subsidi dan Rusunawa
Harga rumah makin sulit dijangkau, Pemkab Bantul mendorong warga memanfaatkan rumah subsidi dan empat rusunawa yang tersedia.
Pelancong menikmati suasana kawasan pedestrian Malioboro, Yogyakarta yang lengang seperti terlihat pada Senin (29/05/2017). /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pariwisata DIY mengaku khawatir soal larangan study tour dari sejumlah wilayah akan berdampak pada kunjungan wisata ke wilayahnya. Pemerintah kabupaten kota di wilayah setempat diminta merespons kebijakan itu dengan memberikan rambu di sejumlah jalur destinasi wisata yang rawan agar tidak membahayakan pengunjung.
"Kekhawatiran pasti ada karena akan mengurangi kunjungan wisatawan ya, tapi kalau melihat dari sisi animo ke Jogja saya kira masih cukup bagus," kata Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo, Jumat (24/5/2024).
Singgih meminta kepada pemerintah kabupaten kota memberikan rambu di setiap jalur study tour yang dinilai rawan, sehingga ketika rombongan study tour lewat dari daerah itu bisa lebih aman dan nyaman. Alih-alih melarang, pemerintah yang mengeluarkan kebijakan itu mestinya berpikir soal manfaat yang dirasakan dari study tour.
"Karena murid juga psti mendapatkan manfaatnya kalau ke kota, kan ada Taman Pintar. Mereka bisa membandingkan antara yang dipelajari dengan yang ada di wahana itu," jelasnya.
Baca Juga
SMA Bopkri 1 Jogja Terapkan Standar Tinggi untuk Transportasi Study Tour: Bus Harus Terbaru
Dishub Bantul Kebanjiran Permintaan Cek Kelaikan Bus untuk Study Tour
Larangan Kegiatan Study Tour Sudah Berdampak ke Wisata Gunungkidul
Menurut Singgih, study tour tak melulu hanya soal liburan semata. Tergantung bagaimana sekolah mengemas kegiatan itu. Di dalamnya juga ada pembelajaran dan pengalaman yang diperoleh murid dengan berkunjung secara langsung ke lokasi yang dituju. "Itu bagus dan ada pengalaman tersndiri sebetulnya," katanya.
Singgih menambahkan mestinya ada kebijakan yang ketat diberlakukan untuk program study tour setelah munculnya insiden kecelakaan rombongan pelajar di Ciater, Subang, Jawa Barat beberapa waktu lalu. Selain usia dan perawatan kendaraan, hak yang juga mesti diperhatikan adalah sopirnya.
"Sekolah jangan hanya mengejar murahnya saja, tapi bagaimana standarisasi, regulasi dan sertifikasi seluruh yang terlibat betul-betul bisa dipenuhi," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga rumah makin sulit dijangkau, Pemkab Bantul mendorong warga memanfaatkan rumah subsidi dan empat rusunawa yang tersedia.
iPhone Duo mengusung dua kamera belakang 48MP, fitur Smart Take dan Kid Cue, tetapi tidak memiliki sejumlah kemampuan kamera profesional iPhone 18 Pro.
McLaren menyiapkan investasi 500 juta pound sterling untuk memperluas fasilitas di Inggris, mengembangkan mesin mandiri, dan menyiapkan SUV performa pertama.
Indonesia kalah 0-4 dari Rumania di Piala Davis 2026. Tim Merah Putih harus menjalani play-off Grup II Dunia pada 2027.
Kuota internet cepat habis meski HP jarang dipakai? Kenali penyebabnya, mulai dari pembaruan otomatis hingga aplikasi latar belakang, serta cara menghemat data.
Pikiran negatif dan kekhawatiran kerap muncul saat malam? Kelelahan, ritme biologis, dan minimnya distraksi dapat memengaruhi cara otak memandang masalah.