Kopi Keliling dan Darling Merapi Siap Jangkau Titik Keramaian dan Wisata di Sleman
Kopi Keliling dan Darling Merapi diluncurkan di Sleman untuk memperluas pemasaran Kopi Nirmalagiri dengan dukungan Rp599,7 juta.
Sapi, hewan kurban - Ilustrasi freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Gunungkidul menyebutkan ketersediaan sapi di Bumi Handayani untuk kurban Iduladha 2024 mencapai 17.000 ekor.
Kepala Bidang Bina Produksi DPKH Gunungkidul, Suyanto mengatakan ketersediaan sapi tersebut mampu mencukupi kebutuhan dalam daerah dan memenuhi kebutuhan kurban di dalam dan luar daerah Gunungkidul. Suyanto mengaku ternak sapi dari Gunungkidul banyak diminati pedagang luar daerah.
Guna memastikan kesehatan hewan kurban, DPKH hari ini menggelar pemantauan di Pasar Hewan Siyono. Di sana, Suyanto mencatat sapi yang masuk pasar ada 813 ekor dan kambing 734 ekor. Harga sapi berada dikisaran Rp20 juta – Rp25 juta per ekor. Harga tersebut mengacu pada jenis dan umur sapi.
Ketika di Pasar Hewan Siyono, Suyanto mendapati ada sapi yang memiliki bekas penyakit lato-lato. Namun, sapi tersebut telah sembuh. Hanya, bekas penyakit tidak dapat hilang.
“Tetapi sapi itu aman untuk dikonsumsi. Sudah sembuh juga, meski bekas lato-lato masih tertinggal di kulit,” kata Suyanto dihubungi, Senin (27/5/2024).
DPKH, kata Suyanto juga menyiapkan tenaga medis dan paramedis di pos dalam Pasar Hewan di Gunungkidul. Dengan begitu, deteksi atau pecegahan penyakit dapat dilakukan dengan cepat. “Sampai saat ini ternak yang ada di semua pasar hewan sehat,” katanya.
Sebelumnya, Kepala DPKH Gunungkidul, Wibawanti Wulandari mengatakan selain IB, pihaknya memiliki beberapa program untuk mengembangkan peternakan sapi di Bumi Handayani seperti perbaikan pakan melalui bank pakan dan program pelatihan pakan ternak alternatif.
Selain itu, DPKH juga memberikan pendampingan pembibitan sapi PO melalui asosiasi pembibitan sapi PO. Kemudian, ada juga perbaikan reproduksi sapi melalui program milik Jepang Internasional Corporation Agency (JICA). Bersama Pemkab Gunungkidul, kerja sama yang melibatkan Universitas Gajah Mada (UGM) dan Jepang ini dilakukan selama tiga tahun sejak 2022.
Catatan DPKH pada 2023 mencatat pedet yang lahir baik dari IB maupun tidak total mencapai 16.679 pedet. Jumlah kelahiran pedet di atas 1.000 ekor terjadi pada bulan Maret dengan 1.161 ekor, April 1.197 ekor, Mei 2.217 ekor, Juni 1.624 ekor, Juli 1.758 ekor, Agustus 1.970 ekor, September 1.890 ekor, Oktober 1.026 ekor, dan November 1.825 ekor.
Dilihat dari sisi wilayah, ada lima kapanewon dengan kelahiran pedet paling banyak yaitu Ponjong dengan 1.795 ekor, Semanu 1.734 ekor, Patuk 1.455 ekor, Saptosari 1.437 ekor, dan Tanjungsari 1.300 ekor.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kopi Keliling dan Darling Merapi diluncurkan di Sleman untuk memperluas pemasaran Kopi Nirmalagiri dengan dukungan Rp599,7 juta.
Gagal bayar pinjol memiliki sejumlah risiko, mulai dari penagihan, denda, riwayat kredit hingga persoalan wanprestasi. Ini langkah menghadapinya.
Pekan Raya Medika 2026 FK-KMK UGM digelar 25–26 September dengan sekitar 1.000 pengunjung dan agenda riset, kesehatan, hingga inovasi.
LLDikti V Jogja memperkuat integritas dan anti gratifikasi sebagai bagian dari target Pembangunan Zona Integritas menuju WBBM 2026.
Guruh Soekarnoputra rencananya dimakamkan di sebelah makam Fatmawati di TPU Karet Bivak. PDIP juga kibarkan bendera setengah tiang 7 hari.
Pegadaian meraih 10 penghargaan di TBCCI 2026, sebagai bentuk transformasi layanan dan penguatan customer experience melalui teknologi, proses, dan SDM.