Sampah Pangkasan Pohon Paling Banyak Diangkut TRC MAS JOS Jogja
Sampah pangkasan pohon mendominasi layanan TRC MAS JOS di Jogja dengan proporsi 63,3% dari sampah yang diangkut sepanjang 2026.
Suasana pembukaan Pameran Arsip dan Trip Wisata Pameran Arsip bertajuk Napak Tilas 18 Tahun Gempa Jogja 27 Mei 2006 di Gedung Depo Arsip, DPAD DIY, Senin (27/5/2024). - Harian Jogja/Desi Suryanto
Harianjogja.com, BANTUL–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul mendorong mitigasi bencana berbasis masyarakat melalui Kalurahan Tangguh Bencana (Kaltana).
Kepala Bidang Pencegahan, dan Kesiapsiagaan BPBD Bantul, Bambang Huda menyampaikan saat ini dari 75 kalurahan di Bantul telah terbentuk 46 Kaltana. Menurutnya, kalurahan sebagai lembaga pemerintah yang paling dekat dengan masyarakat memiliki peran penting dalam menyiapkan masyarakat menghadapi potensi bencana yang ada di DIY.
“Peran kalurahan sangat strategis dalam penanggulangan bencana, karena kalurahan sebagai lembaga pemerintah yang paling dekat dengan masyarakat,” katanya, Rabu (29/5/2024).
Dia menuturkan melalui Kaltana, kalurahan diharapkan mampu memetakan potensi bencana di wilayah setempat. Dari pemetaan potensi bencana tersebut, kalurahan dapat memetakan langkah antisipasi yang dapat dilakukan ketika terjadi bencana. Dia menuturkan melalui Kaltana, masyarakat diberikan edukasi, pelatihan dan simulasi kebencanaan.
“Dalam kaltana, warga diberikan simulasi [menghadapi bencana], sehingga jika sewaktu-waktu terjadi bencana, semua [warga] tidak bingung, sudah tahu apa yang harus dilakukan,” katanya.
BACA JUGA: Gelar Refleksi 18 Tahun Gempa Bumi, Pemkab Bantul Ingatkan Lagi Potensi Bencana
BACA JUGA: Gelar Pameran Arsip, DPAD DIY Ajak Masyarakat Belajar dari Pengalaman Gempa Bumi 2006
Selain itu, menurut dia, BPBD Bantul juga telah memberikan sosialisasi, pelatihan, dan siumali kebencanaan secara berkala. Kemudian penyusunan kajian risiko bencana, peta kerawanan bencana juga terus dilakukan.
BPBD Bantul juga terus berkoordinasi dengan beberapa instansi terkait secara berkala terkait kesiapsiagaan menghadapi bencana dan penanganan ketika terjadi bencana.
Dia menuturkan Pemkab Bantul bersama dengan Pemda DIY juga telah menyiapkan sejumlah kebijakan yang berorientasi terhadap mitigasi gempa bumi di DIY. Dia menuturkan di DIY saat ini pun telah banyak bangunan dibangun dengan standar banguann tahan gempa. Kemudian tata ruang rumah dan gedung juga telah memperhatikan pengurangan risiko bencana. Selain itu, beberapa fasilitas umum juga telah menerapkan standar layak fungsi yang dapat tahan terhadap gempa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sampah pangkasan pohon mendominasi layanan TRC MAS JOS di Jogja dengan proporsi 63,3% dari sampah yang diangkut sepanjang 2026.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal lengkap dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap beserta tipsnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.