Ini Strategi Pemkot Jogja di Tengah Penerapan Efisiensi Anggaran
Berbagai strategi ditempuh Pemkot Jogja untuk menyikapi kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah pusat
Bendera Merah Putih./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 10.000 bendera merah putih bakal dibagi-bagikan oleh Badan Kesbangpol Kota Jogja kepada masyarakat. Aksi ini merupakan gelaran serentak yang diinisiasi oleh Kemendagri.
Sekretaris Badan Kesbangpol Kota Jogja, Widyastuti membenarkan bahwa pihaknya akan membagikan 10 ribu bendera merah putih. Ini merupakan gelaran serentak se-Indonesia yang digawangi oleh Kemendagri. Ditargetkan akan ada 1 juta bendera yang dibagikan dan tersebar di seluruh Indonesia.
Widyastuti menyebut ukuran bendera yang dibagikan bervariasi. Mulai dari kecil hingga sedang. Bendera akan dibagikan kepada masyarakat maupun wisatawan. Lalu juga ditujukan bagi mahasiswa luar daerah yang tinggal di asrama mahasiswa di Kota Jogja.
Untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas, pembagian akan dilakukan di tempat-tempat keramaian seperti stasiun, pasar tradisional, hingga pasar modern.
Selain itu, bendera merah putih juga akan dibagikan bersamaan dengan berbagai gelaran event di Kota Jogja. Salah satunya, saat pelaksanaan parade etnik di Titik Nol Kilometer, 1 Juni mendatang. Setidaknya akan ada 2.000-3.000 bendera merah putih yang dibagikan pada kegiatan itu.
Lalu, ke depan juga akan dibagikan saat HUT Kota Jogja dan berbagai kegiatan lainnya hingga akhir Agustus 2024. "Launching-nya [pembagian bendera] pada 1 Juni sampai 31 Agustus, kami akan melakukan pembagian bendera merah putih kepada masyarakat untuk menggelorakan merah putih," ujar Widyastuti saat ditemui di Balai Kota Jogja, Kamis (30/5/2024).
BACA JUGA: Peringati HUT RI, Diskominfo DIY Bagikan Bendera Ke Masyarakat
Kesbangpol tak bekerja sendiri. Berbagai stakeholder turut digandeng mulai dari perusahaan hingga kampus swasta. Nantinya, para OPD di lingkungan Pemkot Jogja juga digandeng untuk ikut membagikan bendera merah putih lewat program kegiatan yang mereka laksanakan. Widyastuti menambahkan, ini juga sebagai upaya kejar target. Sebab, tahun lalu pihaknya hanya mampu membagikan kurang dari 5 ribu bendera dari target 10.000 bendera.
"Kemarin hanya ada pembagian di 3 event. Kali ini targetnya di atas 10.000 bendera merah putih. Ini akan dievaluasi secara rutin oleh Kemendagri. Kabupaten dan kota akan berlomba membagikan bendera, pasti akan ada hitungannya," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berbagai strategi ditempuh Pemkot Jogja untuk menyikapi kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah pusat
DPRD DIY menyoroti indikator kinerja daerah yang baru 40 persen meski ekonomi DIY tumbuh dan angka kemiskinan menurun.
Maskapai penerbangan Eropa mulai memangkas penerbangan akibat lonjakan harga bahan bakar jet yang membuat sejumlah rute tidak lagi menguntungkan.
Meta menghadirkan fitur Incognito Chat AI di WhatsApp dengan teknologi Pemrosesan Privat untuk menjaga kerahasiaan percakapan pengguna.
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terkait dugaan korupsi pemerasan OPD.
Mendag Budi Santoso memastikan impor bahan baku plastik berupa nafta dari AS mulai masuk Indonesia pada pertengahan Mei 2026.