Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api di Bromo
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Kasus pembunuhan - ilustrasi/freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Tim gabungan dari Direktorat Reserse Kriminal Polda DIY bersama Polres Bantul menangkap terduga pembunuhan terhadap wanita asal Semarang, Jawa Tengah, di sebuah indekos di kawasan Pantai Parangtritis, Bantul, pekan lalu. Terduga berinisial IRS, 24, ditangkap, Sabtu (1/6/2024).
"Ya benar hari ini kami dari Tim Opsnal Ditreskrimum Polda DIY bersama jajaran Polres Bantul dan Polsek Kretek telah menangkap seorang lak-laki yang selama ini kami buru, kami kejar, kami duga sebagai pelaku tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia, tindak pidana pencurian dan kekerasan, dan dugaan tindak pidana pembunuhan," kata Direskrimum Polda DIY Kombes Pol FX. Endriadi melalui akun Instagram @Polda DIY yang diunggah, Sabtu (1/6/2024).
Sebelumnya, wanita bernama Tyasmi, 54, ditemukan meninggal dunia di indekos di Parangkusumo, Mancingan XI, Parangtritis, Kretek, Bantul, Kamis (23/5/2024). Diduga korban meninggal karena dibunuh.
Pelaku adalah seorang laki-laki. "Laki-laki berinisial IRS, 24 tahun, warga Kretek tersebut ditangkap di seputaran simpang tiga Maguwoharjo, Depok, Sleman, sekitar 14.00 WIB," tulis caption akun tersebut
Dalam video yang diunggah tersebut tampak terduga pelaku yang mengenakan kaos hijau dan celana pendek diborgol tangannya dan digiring dari sebuah tempat, kemudian dibawa ke Direktorat Reserse Kriminal polda DIY.
"Perburuan yang dilakukan selama satu pekan ini berhasil mengamankan IRS. Saat ini IRS harus menjalani pemeriksaan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya," tegas Endriadi.
Sebagaimana diketahui Kejadian korban meninggal dunia itu pertama kali diketahui oleh saksi, Maryani sekitar pukul 05.45 WIB. Saat itu Maryani baru bangun tidur kemudian keluar kamar. Di luar kamar Indekos, Maryani melihat masih ada sandal di depan pintu.
Ia kemudian mengetuk pintu indekos korban dan memanggil-manggil nama korban supaya bangun, namun tidak ada jawaban dari dalam indekos. Maryani kemudian membuka pintu kamar korban dan menemukan korban sudah dalam keadaan terlentang.
Karena curiga, Maryani kemudian memberitahukan kepada orang terdekat korban, Paiman. Paiman pun memanggil teman satu kamar korban, Sukowiyono. "Saksi 2 [Sukowiyono] membuka pintu dan mendekati korban dan memegang perut serta nadi ternyata korban sudah dalam keadaan meninggal. Atas kejadian tersebut saksi 2 melaporkan ke Polsek Kretek," katanya.
Dari laporan tersebut, polisi mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan dari hasil pemeriksaan tim Inafis Polres Bantul dan Puskesmas Kretek, saat ditemukan korban dalam posisi terlentang di atas kasur lantai dengan pakaian atas terbuka sedikit. Terdapat lebam mayat di punggung.
Dalam mulut ditemukan benda seperti tisu warna coklat kemerahan, ditemukan luka lecet baru di sebelah cuping hidung kanan kiri, ditemukan luka lebam akibat tekanan di rahang bawah. Perkiraan waktu meninggal sekitar 2-3 jam sebelumnya. Saat ini polisi masih menyelidiki kasus tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Dishub Sleman menata parkir Lapangan Beran Tridadi dengan tarif Rp2.000 untuk motor dan Rp5.000 bagi mobil saat non-event.
Daftar pemenang MTV VMAs 2026 lengkap. Madonna meraih tujuh piala, sedangkan Taylor Swift mencetak rekor baru dalam sejarah VMA.
Kemenimipas mengungkap hasil investigasi temuan Ombudsman di Lapas Cibinong. Lima pejabat struktural dinonaktifkan terkait peristiwa tersebut.
Siaga darurat kekeringan Bantul diperpanjang hingga akhir 2026. Sebanyak 752 tangki air telah disalurkan ke 12.186 jiwa.
Progres Bendungan Jragung mencapai 97% dan ditargetkan selesai Desember 2026 untuk menopang irigasi 4.500 hektare sawah.