Sleman Gandeng 34 Kampus untuk Perluas Beasiswa Sleman Pintar
Pemkab Sleman bekerja sama dengan 34 perguruan tinggi DIY untuk memperluas akses pendidikan melalui Beasiswa Sleman Pintar 2026.
-
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul mencatat dua kalurahan di Gunungkidul yang meminta bantuan suplai air menyusul musim kemarau tahun ini. Kedua kalurahan tersebut yaitu Girisuko, Panggang dan Giripanggung, Tepus.
Kepala BPBD Gunungkidul, Purwono mengatakan untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga pihaknya melakukan dropping air di Kalurahan Girisuko menyasar Padukuhan Temuireng I, II, dan Gebang. Ada empat armada yang dikirim ke wilayah itu dengan 16 rit atau satu kali perjalanan kendaraan dari tempat asal ke tempat tujuan. Totalnya, 80.000 lt.
BACA JUGA: BPBD DIY Siapkan Bantuan Air Bersih Menghadapi Bencana Kekeringan
Satu armada membawa tangki berkapasitas 5000 liter (lt). Air yang dibawa merupakan hasil membeli di produsen air sumur bor di Kalurahan Plembutan, Playen. “Kalau dropping air di Girisuko itu tadi jam 7 pagi. Kalau yang dropping di Giripanggung kemarin Selasa,” kata Purwono ditemui di kantornya, Rabu (5/6/2024).
Sedangkan pengedropan air di Padukuhan Gupakan dan Temuireng, Kalurahan Giripanggung dilakukan oleh satu armada berkapasitas sama dengan empat rit. Totalnya, 20.000 lt.
Purwono menjelaskan pengedropan tersebut dilakukan atas perminataan warga. Apabila tidak ada permintaan, maka BPBD tidak akan menyalurkan air. Pasalnya, BPBD perlu mengecek lokasi dan kapasitas bak penampungan sebelum mengedrop. “Biar ada kepastian termasuk tempat penampungannya,” katanya.
Selain akibat kekeringan, menurut Purwono pengedropan dilakukan lantaran posisi rumah tinggal warga di Padukuhan Temuireng RT 10, Giripanggung berada di atas atau lebih tinggi dari reservoir. Perbedaan elevasi ini menyebabkan aliran air PDAM tersendar.
Paling tidak, bantuan air akan dilakukan hingga akhir September atau awal Oktober. Purwono memprediksi hujan akan turun pada pertengahan Oktober. Menanggapi hal ini, masyarakat tidak perlu khawatir perihal kesulitan air. BPBD telah mengalokasikan anggaran untuk 1000 tangki sepanjang 2024. “Kalau di tengah jalan kurang, kami akses anggaran lagi lewat APBD Perubahan,” ucapnya.
BACA JUGA: Musim Kemarau, BPBD Bantul Siapkan 426 Tangki untuk Dropping Air Bersih
Lebih jauh, Purwono menjelaskan wilayah utara Gunungkidul jarang memohonkan suplai air. Di wilayah utara, banyak sumber mata air lokal yang dapat dimanfaatkan.
Sebaliknya, wilayah selatan rawan air, karena karakteristik wilayah perbukitan kapur atau karst memaksa air untuk mengalir bebas. Tidak ada tanah yang dapat mengikat air tersebut. Di wilayah itu juga, warga telah memiliki toren-toren berkapasita sekitar 8.000 lt.
“Tanah di zona selatan itu tidak dapat menahan air di permukaan. Barulah di kedalaman 80 hingga 120 meter ada aliran sungai bawah tanah. Wujudnya luweng di permukaan itu,” lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman bekerja sama dengan 34 perguruan tinggi DIY untuk memperluas akses pendidikan melalui Beasiswa Sleman Pintar 2026.
PPIH Arab Saudi melarang jamaah haji Indonesia lempar jumrah pukul 10.00-14.00 WAS demi keselamatan di tengah cuaca panas dan kepadatan.
Empat anggota keluarga ditemukan tewas saat camping di Temanggung. Polisi menyelidiki dugaan keracunan makanan barbeque.
Rute penerbangan Jember-Surabaya kembali dibuka mulai 1 Juni 2026 untuk mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi Tapal Kuda.
Relawan Katolik membantu pengamanan Salat Iduladha 1447 H di Bantul, Sleman, dan Kulonprogo sebagai simbol toleransi lintas iman di DIY.
Film Disclosure Day karya Spielberg dipuji sebagai yang terbaik dalam 20 tahun, tampilkan Emily Blunt memukau dan cerita UFO penuh misteri.